Dalam Strategi Pengembangan Pasar Modal hingga 2030, peningkatan kualitas tata kelola perusahaan yang transparan, dikaitkan dengan kriteria ESG (Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola) bagi perusahaan tercatat, dianggap sebagai titik awal yang penting.
Berbicara pada Konferensi tentang Peningkatan Kualitas Tata Kelola Perusahaan bagi Perusahaan Tercatat di Vietnam yang diadakan hari ini (3 Juli), Ketua Komisi Sekuritas Negara Vu Thi Chan Phuong mengatakan bahwa tata kelola perusahaan yang baik akan mendorong efisiensi operasi bisnis, meningkatkan akses ke pasar modal, mengurangi biaya modal, dan meningkatkan citra perusahaan di pasar Vietnam dan internasional...
"Ketika pasar saham Vietnam ditingkatkan dari pasar perintis menjadi pasar berkembang, tata kelola perusahaan menjadi semakin mendesak. Karena ketika peningkatan tersebut berhasil, investor asing akan melihat kualitas saham tersebut untuk menilai apakah saham tersebut baik, transparan, dan menguntungkan... Peningkatan transparansi dalam pelaporan keuangan untuk memenuhi kriteria peningkatan mengharuskan perusahaan untuk mematuhi standar pelaporan keuangan dan tata kelola perusahaan yang lebih ketat. Perusahaan perlu berfokus pada isu-isu ESG untuk memenuhi standar internasional dan disiplin investor global," ujar Ibu Phuong.
Ibu Ha Thu Thanh, Ketua Dewan Direksi Institut Direktur Vietnam (VIOD), mengatakan bahwa tata kelola perusahaan merupakan salah satu faktor penting selain tanggung jawab sosial untuk membangun kepercayaan investor dan pasar. Peran pimpinan perusahaan akan mendukung pasar saham ketika pasar membaik. Tata kelola perusahaan juga dianggap sebagai salah satu dari 7 aspek daya saing, di samping faktor mobilisasi modal. Oleh karena itu, kegiatan ini perlu didorong dari kebutuhan internal untuk berkembang bersama.
Sebagai perusahaan besar di bursa saham, Bapak Truong Gia Binh, Ketua Dewan DireksiFPT Corporation, menegaskan bahwa peran pimpinan perusahaan adalah membimbing dan merintis agar memenuhi persyaratan tata kelola tertinggi, yang saat ini sedang bergerak menuju tata kelola berdasarkan kriteria ESG. Bagaimana membuat karyawan merasa pekerjaan mereka semakin menarik setiap harinya, sehingga berkontribusi pada peningkatan produktivitas kerja.
"Agar FPT mampu mengelola, diperlukan pemanfaatan teknologi informasi. Sebagai perusahaan publik, di mata investor dan dengan tuntutan yang tinggi, teknologi sangatlah penting," ungkap Bapak Binh.
Menurut Ibu Nguyen Thi Mai Thanh - Ketua Dewan Direksi Perusahaan Teknik Elektro Refrigerasi, Dewan Direksi juga berperan dalam mengawasi dan memilih orang-orang yang sesuai dengan budaya perusahaan dan melatih mereka untuk berkembang.
[iklan_2]
Sumber: https://laodong.vn/kinh-doanh/tinh-cap-thiet-cua-quan-tri-cong-ty-khi-nang-hang-thi-truong-chung-khoan-1361177.ldo
Komentar (0)