Pukul 7 malam, mobil yang membawa rombongan berempat berangkat dari pintu masuk Taman Nasional Cuc Phuong. Dari sana, mengikuti jalan beraspal menuju hutan sejauh sekitar 4 km, rombongan menghentikan mobil di depan jalan setapak kecil di pinggir jalan. Tur jalan kaki malam hari di hutan dimulai dari titik ini.
Jumlah pengunjung disarankan untuk dibatasi hingga kurang dari 10 orang untuk menghindari kebisingan dan mengganggu habitat alami flora dan fauna. Setiap kelompok akan didampingi oleh satu pemandu.
Bapak Tran Quang Phuong (48 tahun, Kepala Tim Pendidikan Lingkungan Hidup, di bawah Pusat Pendidikan dan Pelayanan Lingkungan Hidup Taman Nasional Cuc Phuong) memiliki pengalaman 25 tahun dalam meneliti dan melakukan survei lapangan di bidang ini. Dalam beberapa tahun terakhir, Bapak Phuong juga memimpin tur malam hari di hutan.
"Biasanya, tur pengamatan satwa liar malam hari berlangsung selama 2,5 hingga 3 jam. Jaraknya akan bergantung pada kebutuhan wisatawan. Jika tamu ingin melihat hewan kecil seperti serangga, rutenya sekitar 4 km. Jika wisatawan ingin melihat hewan seperti musang, kucing liar, kukang, dan lain-lain, mereka dapat memilih rute sekitar 10 km," ujar Bapak Phuong.
Menurut Bapak Phuong, ini adalah rute pendakian yang menantang. Wisatawan harus mendaki tebing-tebing berbatu yang bergerigi dan berbentuk seperti telinga kucing, yang membutuhkan kebugaran fisik yang baik dan pengetahuan tertentu tentang pendakian hutan.
Untuk memastikan keselamatan, pengunjung disarankan untuk membawa kemeja lengan panjang, sarung tangan, topi pelindung, dan obat anti serangga. "Pengunjung juga sebaiknya menyiapkan sepatu hiking dengan kaus kaki panjang yang menutupi seluruh kaki, dan idealnya sepatu bot hujan untuk menghindari lintah atau gigitan ular," tambah Bapak Phuong.
Wisatawan Tran Vuong Hao (27 tahun, Distrik Cau Giay, Hanoi ) baru-baru ini mengikuti tur malam dengan kendaraan listrik di Hutan Cuc Phuong. Setelah itu, ia mendaftar untuk tur pengamatan satwa liar malam hari dengan berjalan kaki. “Ini adalah pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Dengan tur petualangan ini, jumlah peserta yang lebih sedikit memungkinkan konsentrasi yang lebih besar. Setelah tur ini, saya ingin kesempatan untuk mencoba rute yang lebih panjang dan lebih menantang. Saya berharap lain kali saya dapat mengagumi lebih banyak hewan liar,” kata Hao.
Pengunjung dapat mendaftar untuk tur pengamatan satwa liar malam hari di Taman Nasional Cuc Phuong setiap hari dalam seminggu. Selain biaya masuk sebesar 60.000 VND (dewasa) dan 10.000 VND (anak-anak di bawah 10 tahun), biaya pemandu adalah 800.000 VND.
Taman Nasional Cuc Phuong adalah cagar alam dan hutan khusus yang terletak di wilayah tiga provinsi: Ninh Binh , Thanh Hoa, dan Hoa Binh, meliputi area seluas 22.408 hektar. Taman ini memiliki ekosistem yang beragam, bercirikan iklim tropis dengan banyak lereng berbatu. Selama musim hujan, cuaca panas dan lembap semakin menambah kesulitan, sehingga menjadi tantangan bagi wisatawan yang gemar berpetualang.

Pukul 7 malam, bus wisata berangkat dari gerbang taman, menyusuri jalan beraspal menuju ke dalam hutan. (Tuan Minh)

Barang-barang penting dalam ransel pemandu Tran Quang Phuong untuk perjalanan hutannya meliputi lampu kepala, botol air, pisau pendek, dan korek api. (TUAN MINH)
Karena area tersebut sangat gelap, peserta tur harus menggunakan senter untuk mengamati hutan di malam hari. (Tuan Minh)



Beberapa hewan yang mudah dilihat wisatawan di sepanjang jalan antara lain rambutan (jangkrik hutan), tokek emma, dan ular berbisa berbintik… TUAN MINH


Semakin jauh Anda masuk ke dalam hutan, semakin banyak kunang-kunang yang Anda lihat, membuat pengunjung takjub dengan pemandangan langka ini. (Tuan Minh)


Jalur tersebut ditandai dengan cat oleh petugas Taman Nasional Cuc Phuong di sepanjang perjalanan melalui hutan. (Tuan Minh)

Momen istirahat bagi seluruh rombongan selama perjalanan. TUAN MINH


Pak Phuong berbagi bahwa ia memiliki banyak pengalaman berkesan sejak menjadi pemandu wisata. “Saat tur malam baru-baru ini, kami bertemu dengan penebang kayu ilegal. Saat itu, kami harus melindungi rombongan sekaligus mengusir para penebang. Untungnya, perjalanan berakhir dengan baik, dan tidak ada yang terluka,” cerita Pak Phuong. TUAN MINH

Jika cuaca cerah, pengunjung juga berkesempatan untuk mengamati bintang di malam hari di Taman Nasional Cuc Phuong. (Tuan Minh)
Sumber: https://thanhnien.vn/tour-dem-rung-cuc-phuong-ngam-dong-vat-hoang-da-185240717145712093.htm







Komentar (0)