Kepala anak direbut guru prasekolah, lalu dimasukkan ke dalam mangkuk nasi - Foto dipotong dari video
Dalam dua video yang diberikan kepada pers oleh para orang tua pada tanggal 29 Maret, di kelas 4 Taman Kanak-kanak 4 (cabang di Jalan Dien Bien Phu, Distrik 3), meskipun menarik anak-anak ke sudut tersembunyi, guru tersebut masih tertangkap kamera menampar anak-anak, menyebabkan mereka jatuh, dan mencengkeram kepala mereka.
Khususnya, dalam sebuah video, saat sedang menyuapi makan siang anak-anak, ketika seluruh kelas telah selesai makan dan hanya tersisa 2 anak, seorang guru TK berkemeja hitam menyuruh kedua anak ini duduk di sudut tersembunyi untuk menyuapi mereka. Kemudian, saat anak-anak sedang makan, ia mengayunkan tangannya dan memukul mereka berulang kali.
Setelah memukul anak tersebut, dia keluar, lebih dari 1 menit kemudian dia kembali dan terus memukul anak tersebut berkali-kali di bagian wajah dan kepala, hingga menyebabkan anak tersebut terjatuh ke belakang.
Dalam video lain, guru berpakaian hitam memberi makan bayi. Ia memberi makan bayi dengan sangat cepat, dan ketika bayi itu muntah, ia meraih kepalanya, menekannya, dan memaksanya muntah ke dalam mangkuk makanan, lalu melanjutkan menyusui bayi itu.
Menanggapi pers, Bapak Luong Trong Binh - Wakil Kepala Departemen Pendidikan dan Pelatihan Distrik 3, mengatakan bahwa ia telah menerima laporan dari sekolah dan saat ini sedang berkoordinasi dengan guru dan orang tua.
Untuk saat ini, Dinas Pendidikan dan Pelatihan Distrik 3 menyerahkan penanganan masalah ini kepada pihak sekolah sesuai dengan fungsi dan tugasnya. Sementara itu, Dinas Pendidikan dan Pelatihan Distrik 3 juga telah mengirimkan laporan kepada Dinas Pendidikan dan Pelatihan serta unit terkait terkait insiden tersebut.
Guru TK (berbaju hitam) menampar wajah anak saat makan siang pada tanggal 29 Maret - Foto dipotong dari video
Anak jatuh setelah ditampar wajahnya oleh guru (berbaju hitam) saat makan siang - Potongan foto dari video - Foto: MY DUNG
Hentikan sementara guru dalam video tersebut
Menurut Wakil Kepala Dinas Pendidikan dan Pelatihan Distrik 3, guru dalam video tersebut saat ini sedang hamil 6 bulan, dan Dinas Pendidikan bersikap hati-hati dalam mempertimbangkan tindakan disipliner. Namun, dari pihak TK 4, sesuai dengan peraturan tentang tindakan disipliner, staf dan petugas di lokasi kejadian telah menskors sementara guru tersebut.
Menanggapi Tuoi Tre Online pada 8 April, seorang pejabat dari Departemen Pendidikan dan Pelatihan Kota Ho Chi Minh juga menginformasikan bahwa guru dalam video tersebut sedang hamil. Setelah kejadian tersebut, ia mengalami trauma dan menunjukkan tanda-tanda keguguran. "Saat ini, departemen sedang meninjau peraturan dan melaporkan ke semua tingkatan," ujarnya.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)