Ini dianggap sebagai langkah penting dalam pengelolaan risiko teknologi tinggi di Kota Ho Chi Minh , yang berkontribusi pada peningkatan kapasitas pencegahan, kesiapsiagaan, dan penjaminan keselamatan bagi kota terbesar di negara ini dalam konteks meningkatnya aktivitas yang menggunakan teknologi radiasi.

Menurut Ibu Nguyen Hoang Bao Tran, Wakil Direktur Departemen Sains dan Teknologi Kota Ho Chi Minh, sebagai pusat ekonomi , sains dan teknologi, serta inovasi terkemuka di negara ini, Kota Ho Chi Minh saat ini mengelola lebih dari 1.600 fasilitas radiasi, dengan lebih dari 3.000 perangkat sinar-X medis, 866 perangkat sinar-X industri, dan lebih dari 1.040 sumber radioaktif berbagai jenis.
Dibandingkan masa lalu, jumlah perangkat radiasi telah meningkat lebih dari 70%, dan jumlah sumber radioaktif telah meningkat hampir 160%, menjadikan kota ini sebagai lokasi terdepan secara nasional dalam penerapan teknologi radiasi di bidang kedokteran , industri, serta penelitian dan pelatihan.


Namun, di samping manfaat luar biasa dari radiasi dan teknologi nuklir, penggunaan radiasi dan sumber radioaktif juga membawa risiko kecelakaan yang dapat memengaruhi kesehatan manusia, lingkungan, dan keselamatan sosial jika tidak dikelola dan ditanggapi dengan cepat.
Ibu Nguyen Hoang Bao Tran menyatakan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, kota ini telah mengalami beberapa insiden radiasi, terutama terkait dengan hilangnya atau terperangkapnya sumber radioaktif, penemuan sumber radioaktif yang tidak diklaim, atau impor ilegal. Insiden-insiden ini telah ditangani dengan cepat dan tidak menimbulkan konsekuensi serius. Namun, risiko insiden radiasi yang dikombinasikan dengan situasi kompleks seperti kecelakaan lalu lintas, kebakaran, ledakan, dan runtuhnya bangunan sangat mungkin terjadi dalam kenyataan.



Oleh karena itu, upaya penanggulangan tidak dapat hanya bergantung pada satu kekuatan, juga tidak dapat terbatas pada dokumen dan prosedur tertulis, tetapi harus divalidasi melalui latihan praktis yang secara akurat mencerminkan situasi, lokasi, dan kemampuan setiap unit secara berkala.
Skenario simulasi tersebut melibatkan tabrakan selama pengangkutan sumber radioaktif Iridium-192 (Ir-192) dan radiofarmasi untuk Rumah Sakit Onkologi Kota Ho Chi Minh. Ini adalah situasi yang sangat realistis, karena pengangkutan sumber radioaktif untuk keperluan medis merupakan kebutuhan rutin, yang terkait erat dengan penyediaan layanan medis kepada masyarakat.


Di lokasi kejadian, pasukan akan mengerahkan serangkaian tindakan operasional seperti mengamankan area tersebut, mengukur tingkat radiasi, menemukan dan mengisolasi sumber radiasi, memberikan pertolongan pertama kepada orang-orang yang terdampak, dan memastikan keamanan, ketertiban, dan keselamatan lalu lintas.
Latihan ini melibatkan partisipasi banyak pasukan khusus termasuk: Komando Kota, Kepolisian Kota, Pasukan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, sektor kesehatan, dan unit teknis yang mengkhususkan diri dalam keselamatan radiasi, serta perusahaan listrik. Kendaraan dan peralatan khusus seperti kendaraan untuk mengangkut sumber radioaktif, ambulans, alat pengukur laju dosis, dosimeter pribadi, dan pakaian pelindung akan dimobilisasi secara maksimal untuk mendukung latihan ini.



Melalui latihan ini, kota tersebut menetapkan tujuan yang sangat spesifik: untuk menguji kesesuaian rencana respons; untuk menilai kemampuan menggunakan peralatan untuk mengukur, mengisolasi, dan mengendalikan kontaminasi radioaktif; untuk mengevaluasi kemampuan memimpin, mengelola, dan mengkoordinasikan upaya antarlembaga; dan yang terpenting, untuk mengasah refleks, keberanian, dan rasa tanggung jawab setiap individu ketika terjadi insiden.





Latihan ini diselenggarakan dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab di antara berbagai lembaga dan unit dalam memastikan keselamatan radiasi dan keamanan sumber radioaktif. Selain mengasah keterampilan departemen dan lembaga, latihan ini juga memberikan kesempatan bagi pihak berwenang untuk menilai pencapaian dan kekurangan. Berdasarkan hasil tersebut, kota akan menambah, menyesuaikan, dan memperbarui rencana respons agar sesuai dengan kondisi praktis saat ini.
Selama latihan, prosedur-prosedur tersebut dilaksanakan dengan cepat, aman, dan serentak. Secara khusus, keselamatan mutlak dipastikan untuk jiwa dan harta benda masyarakat serta pasukan yang berpartisipasi…
Sumber: https://cand.com.vn/Xa-hoi/tp-ho-chi-minh-dien-tap-ung-pho-su-co-buc-xa-va-hat-nhan-i792422/








Komentar (0)