(NLĐO) - Para ilmuwan baru saja menemukan penjelasan untuk sinyal kosmik misterius yang secara teratur dideteksi oleh observatorium Bumi dari galaksi-galaksi yang jauh.
Selama ini, "semburan radio cepat" (FRB), yaitu jenis sinyal radio yang eksplosif, sangat singkat, kuat, dan cepat yang merambat dari dunia yang sangat jauh —sebagian besar dari galaksi lain— ke Bumi telah membingungkan para ilmuwan.
Beberapa "tersangka" telah disebutkan dalam penelitian sebelumnya: alien, lubang hitam, bintang neutron, jenis-jenis tabrakan kosmik...
Sebuah tim peneliti yang dipimpin oleh Dr. Dang Pham dari Universitas Toronto (Kanada) telah menemukan petunjuk baru.
Gambar ilustrasi dari jenis sinyal ledakan yang disebut "ledakan radio" yang mencapai Bumi - Foto: PUSAT ASTRONOMI CHINA
Para astronom telah mendeteksi FRB dari seluruh penjuru langit. Diperkirakan bahwa 10.000 FRB dapat terjadi di titik-titik acak di langit Bumi setiap hari.
Oleh karena itu, peristiwa langka seperti tabrakan lubang hitam atau tabrakan bintang neutron tidak akan sepenuhnya menjelaskan asal usul FRB.
Penelitian baru menunjukkan bahwa jenis sinyal aneh ini mungkin dipancarkan dari peristiwa yang lebih sering terjadi: Bintang neutron ditabrak oleh asteroid atau komet, melepaskan semburan radio yang kuat seperti jeritan mengerikan yang bergema di seluruh alam semesta.
Bintang neutron adalah dunia yang telah mati. Mereka adalah sisa-sisa bintang masif yang telah mencapai akhir siklus hidupnya, runtuh dan menggumpal menjadi bola kecil namun kaya energi.
"Bintang neutron adalah tempat yang ekstrem, dengan massa berkali-kali lebih besar dari Matahari yang dikompresi menjadi bola berdiameter sekitar 20 km, sehingga memiliki beberapa medan gravitasi dan magnet terkuat di alam semesta," jelas Matthew Hopkins, salah satu penulis dari Universitas Oxford (Inggris).
Oleh karena itu, benturan kecil sekalipun sudah cukup untuk menyebabkan ledakan, melepaskan sinyal radio yang sangat kuat dan terang di bawah "mata" observatorium radio.
Diperkirakan bahwa energi yang dilepaskan dari satu asteroid kecil yang bertabrakan dengan bintang neutron akan cukup untuk digunakan umat manusia selama 100 juta tahun.
Oleh karena itu, gelombang radio dari tabrakan tersebut lebih dari mampu menempuh jarak jutaan tahun cahaya untuk mencapai Bumi.
Model yang dibuat oleh para penulis juga menunjukkan adanya objek antarbintang (ISO), yaitu kelas asteroid dan komet yang belum banyak dipelajari, yang terdapat di antara bintang-bintang di galaksi-galaksi di seluruh alam semesta.
Jumlah mereka cukup banyak untuk terus menerus membombardir bintang neutron, yang menjelaskan banyaknya FRB (Fast Radio Burst) yang telah dideteksi oleh umat manusia.
Studi ini juga mengungkapkan karakteristik yang diharapkan dari jenis tabrakan ini, yang konsisten dengan data FRB yang ada, termasuk durasi, energi, dan kecepatannya sepanjang rentang kehidupan alam semesta.
Sumber: https://nld.com.vn/trai-dat-bat-duoc-tieng-thet-tu-the-gioi-da-chet-19624121110023151.htm






Komentar (0)