Di kota pegunungan itu, musim dingin kini telah tiba.
Di musim dingin, kebun mawar mulai bermekaran.
Jalan landai itu diselimuti kabut senja.
Sehelai daun kuning jatuh ke atap genteng berwarna cokelat gelap.
Apakah kamu masih ingat jalan-jalan yang kita lalui bersama?
Berapa usia jalan-jalan ini sekarang?
Jalan-jalan yang pernah saya lalui.
Musim semi, musim panas, musim gugur, musim dingin - hujan dan sinar matahari memberi mereka nama.
Aku masih ingat barisan pohon pinus hijau yang damai itu.
Rangkul kota dengan naungan dedaunan yang hangat.
Tahun itu, di kafe langganan kami, kami duduk diam dan mengamati.
Jalanan berubah begitu banyak seiring pergantian musim.
Kota pegunungan itu masih sama seperti dulu.
Wajah jalanan ini masih seindah seperti saat kita masih muda.
Aku masih mencintai kota ini sama seperti aku mencintaimu - sebuah cinta yang mungkin akan bertahan hingga seratus tahun.
Jalan ini masih milik kita.
Tapi kau sudah pergi sekarang...
Sumber: https://baodaklak.vn/van-hoa-du-lich-van-hoc-nghe-thuat/van-hoc-nghe-thuat/202512/tram-nam-pho-nui-49f1fd7/






Komentar (0)