Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Kerbau tua merumput di padang rumput muda.

Báo Thanh niênBáo Thanh niên13/05/2023


Sebenarnya, peribahasa "Kerbau tua merumput di rumput muda " memiliki makna yang jauh lebih luas, merujuk pada pria tua yang menyukai wanita muda, bukan hanya ekspatriat Vietnam. Peribahasa ini agak mirip dengan "Orang tua bermain gendang kertas," yang berarti "orang tua masih menginginkan hal-hal yang tidak sesuai dengan usia mereka," karena gendang kertas hanyalah mainan anak-anak.

Dari segi asal-usul, idiom " Seekor kerbau tua merumput di padang rumput muda" bukanlah muncul pada tahun 1980-an atau 1990-an, melainkan berasal dari masa lalu yang jauh, yaitu dari zaman Su Dongpo di Tiongkok, yang berarti dari abad ke-11 atau ke-12.

"Sapi tua merumput di rumput muda" adalah terjemahan dari sebuah puisi karya Su Dongpo dari Dinasti Song: " Sapi tua memakan rumput muda " (老牛吃嫩草), yang berarti "Sapi tua memakan rumput muda". (Harap dicatat, banyak orang sebelumnya mengira bahwa "sapi" (牛) berarti kerbau, tetapi sebenarnya adalah sapi, sedangkan "sapi air" (水牛) adalah kerbau yang sebenarnya).

Zhang Xian adalah seorang penyair terkenal dan teman Su Dongpo. Suatu hari, Zhang Xian (berusia 80 tahun) mengundang Su Dongpo ke pernikahan selirnya, tetapi tidak menyebutkan bahwa mempelai wanita baru berusia 18 tahun. Su Dongpo tiba dan terkejut melihat pemandangan "seorang pria tua menikahi seorang gadis muda." Memahami maksud temannya, Zhang Xian tersenyum dan segera membacakan empat baris puisi: "我年八十卿十八, 卿是红颜我白发, 与卿颠倒本同庚,只隔中间一花甲," yang artinya, "Aku berusia delapan puluh tahun, dia delapan belas tahun; dia wanita cantik, aku tua. Kami saling mencintai dengan gila, kami berdua seumuran, hanya terpaut enam puluh tahun."

Melihat Zhang Xian menyombongkan diri atas adegan "seekor banteng tua sedang memakan rumput muda," Su Dongpo mengejeknya dengan kalimat: 十八新娘八十郎,苍苍白发对红妆; 鸳鸯被里成双夜,一树梨花压海棠, artinya "Pengantin wanita berusia delapan belas tahun, pengantin pria berusia delapan puluh tahun, rambut beruban di samping perhiasan merah; sejoli terperangkap di bawah selimut pada malam hari, pohon pir menaungi begonia." Saat menyusun baris "一树梨花压海棠" (Yi shu li hua ya hai tang), maksud Su Dongpo adalah Zhang Xian adalah "pohon pir", dan pengantin wanita adalah "begonia". Pohon pir yang menaungi begonia menyiratkan "banteng tua yang memakan rumput muda." Sejak saat itu, frasa "Banteng tua memakan rumput muda" (老牛吃嫩草) menyebar ke seluruh Tiongkok dan kemudian dimasukkan ke dalam Kamus Bahasa Hakka yang Umum Digunakan yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan Taiwan.

Dalam bahasa Inggris, terdapat idiom yang sesuai dengan frasa "seekor banteng tua merumput di rumput muda" atau " seekor sapi tua memakan rumput muda ," seperti "May-December Romance" atau " May-December relationship." "May" merujuk pada wanita muda, sedangkan "December" merujuk pada pria tua. Istilah "May-December Romance" diyakini berasal dari *The Canterbury Tales* karya Geoffrey Chaucer dari Abad Pertengahan. Istilah ini juga dapat disebut "May-December " atau " to rob the cradle," yang berarti menikah/berpacaran dengan seseorang yang lebih muda dari diri sendiri.

Sebaliknya, jika seorang wanita yang lebih tua berselingkuh atau menikahi pria yang lebih muda, itu disebut "pilot menerbangkan pesawat wanita tua." Ini adalah idiom umum di Vietnam: pilot (pria muda), pesawat wanita tua (wanita yang lebih tua). Bahasa Kanton juga memiliki idiom tentang situasi ini: bảo lão ngẫu (煲老藕, bou1 lou5 ngau5), yang berarti "merebus akar teratai tua," yang menyiratkan "istri yang lebih tua menikahi suami yang lebih muda."



Tautan sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Setelah hujan

Setelah hujan

Mari kita bersenang-senang pergi ke sekolah bersama.

Mari kita bersenang-senang pergi ke sekolah bersama.

Pasar Terapung Cai Rang

Pasar Terapung Cai Rang