Arsenal bertandang ke BayArena dalam performa yang hampir sempurna. Tim asuhan Mikel Arteta memenangkan kedelapan pertandingan kualifikasi mereka, mencetak 23 gol dan hanya kebobolan empat gol.
Arsenal mungkin tidak lagi bermain dengan gaya eksplosif yang sama, tetapi pragmatisme dan kemampuan mereka untuk menyelesaikan pertandingan di saat yang tepat menjadikan mereka pesaing serius.
Sebaliknya, Leverkusen gagal mempertahankan posisi yang sama seperti musim sebelumnya. Setelah kepergian tokoh-tokoh kunci baik di jajaran pelatih maupun di lapangan, performa tim Jerman tersebut menurun secara signifikan.
Di bawah asuhan pelatih Kasper Hjulmand, Leverkusen hanya memenangkan 1 dari 5 pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi. Namun, BayArena tetap menjadi benteng bagi Leverkusen, dengan 6 pertandingan beruntun tanpa kekalahan di sana, hanya kebobolan 1 gol dalam 540 menit.
Tim tuan rumah menghadapi masalah besar karena ketersediaan pemain. Sejumlah pemain kunci absen karena cedera, termasuk nama-nama penting di ketiga lini. Partisipasi Patrik Schick juga tidak pasti, memaksa pelatih Hjulmand untuk mempertimbangkan menggunakan pemain yang lebih muda.
Sebaliknya, Arsenal menyambut kembali banyak pemain kunci setelah jeda, terutama di lini tengah, area yang dianggap penting untuk mengendalikan permainan.
Secara taktik, Leverkusen kemungkinan akan memilih pendekatan hati-hati, memprioritaskan pertahanan massal dan menunggu peluang serangan balik. Arsenal akan mengambil inisiatif, mengontrol penguasaan bola dan memanfaatkan bola mati, senjata yang telah terbukti sangat efektif musim ini. Pertahanan ketat mungkin akan menghasilkan tempo permainan yang moderat, tetapi perbedaannya terletak pada kedalaman skuad dan pengalaman di lapangan.
BayArena bukanlah tempat yang mudah untuk ditaklukkan. Namun, mengingat performa dan konsistensi mereka saat ini, Arsenal mampu meraih kemenangan minimal di Jerman, yang akan memberi mereka keuntungan sebelum leg kedua di London.
Sumber: https://znews.vn/truc-iep-leverkusen-vs-arsenal-post1634153.html






Komentar (0)