![]() |
Man City perlu menang dengan selisih tiga gol atau lebih. |
Manchester City menghadapi tantangan besar menjelang leg kedua, setelah kalah 0-3 di leg pertama Liga Champions. Bahkan manajer Pep Guardiola mengakui peluang untuk melakukan comeback sangat tipis, terutama karena ia belum pernah membantu tim membalikkan kekalahan telak di leg pertama sejak musim 2014/15.
Meskipun demikian, Etihad tetap menjadi benteng bagi Man City, yang telah memenangkan 3 dari 4 pertandingan kandang di Liga Champions musim ini, tetapi hanya sekali mereka menang dengan selisih yang cukup besar untuk menjaga harapan mereka membawa pertandingan ke babak perpanjangan waktu.
Di sisi lain, Real Madrid bertandang ke Inggris dengan penuh percaya diri setelah kemenangan 4-1 atas Elche di La Liga. Raksasa Spanyol ini terus menekan Barcelona dan memiliki keunggulan historis yang luar biasa, karena selalu lolos di 35 kesempatan sebelumnya di mana mereka memenangkan leg pertama dengan selisih tiga gol atau lebih di kompetisi Eropa.
Namun, performa tandang Real Madrid di Liga Champions belakangan ini kurang konsisten, dengan tiga kemenangan dan tiga kekalahan dalam enam pertandingan terakhir mereka, termasuk kekalahan telak melawan Arsenal di Inggris.
Rekor pertemuan kedua tim juga sedikit menguntungkan Real Madrid, karena mereka telah memenangkan 3 dari 4 pertemuan terakhir dan tak terkalahkan dalam dua pertandingan tandang terakhir mereka di Etihad. Dari segi ketersediaan pemain, Man City tanpa Gvardiol dan kemungkinan Rico Lewis, sementara Real Madrid kehilangan Bellingham dan Rodrygo, tetapi Mbappe kemungkinan akan kembali. Pertandingan ini diprediksi akan menegangkan karena kedua tim memiliki bintang-bintang yang dapat menentukan hasilnya.
Sumber: https://znews.vn/truc-iep-man-city-vs-real-madrid-post1635679.html







Komentar (0)