Ia dicemooh setelah kekalahan pertama di bawah pelatih Tuchel melawan Senegal. |
Menurut TSN , tribun di City Ground bergema dengan cemoohan dan kritik terhadap "Three Lions" atas penampilan buruk mereka melawan Senegal. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Inggris kebobolan tiga gol dari lawan Afrika dalam satu pertandingan.
Selain itu, hasil mengecewakan ini juga mengakhiri rekor tak terkalahkan Inggris melawan tim-tim Afrika dalam 21 pertandingan (15 kemenangan, 6 hasil imbang). Ini juga merupakan kekalahan pertama Inggris di bawah pelatih Thomas Tuchel.
Dalam sebuah wawancara dengan ITV setelah pertandingan, Harry Kane menyatakan: “Kami tidak akan panik, tetapi jelas kami perlu meningkatkan performa. Inggris telah kehilangan ketegasan mereka yang biasa.”
Dalam pertandingan ini, Kane adalah satu-satunya pemain yang mempertahankan posisinya sebagai starter setelah kemenangan 1-0 melawan Andorra pekan lalu, sebuah pertandingan di mana pelatih Thomas Tuchel mengkritik sikap tim. Namun, perubahan yang dilakukan oleh pelatih asal Jerman itu tidak membuahkan hasil yang diinginkan.
Sebaliknya, "Three Lions" terus menampilkan performa yang lesu, membuat para penggemar yang menonton pertandingan secara langsung merasa frustrasi. Sorakan ejekan terus terdengar sejak Senegal mencetak gol peny equalizer pada menit ke-40.
Kekalahan ini juga menimbulkan pertanyaan tentang performa Inggris dan taktik yang digunakan oleh Tuchel, menempatkan "Three Lions" di bawah tekanan besar menjelang Piala Dunia 2026.
Sumber: https://znews.vn/tuyen-anh-bi-la-o-post1559829.html







Komentar (0)