Menurut statistik dari Komite Rakyat Komune U Minh (Provinsi Ca Mau ), bencana alam telah menimpa 5 rumah di dusun 9, 14, dan 18, termasuk 1 rumah yang ambruk dan 4 rumah yang atapnya hancur total.

Rumah Bapak Trinh Minh Quan, yang tinggal di Dusun 14, telah runtuh sepenuhnya. Foto: Tran Chuong.
Bapak Trinh Minh Quan, yang tinggal di Dusun 14, Desa U Minh, menyatakan bahwa sekitar pukul 1:00 dini hari tanggal 29 Mei, terjadi hujan deras disertai angin kencang di daerah tersebut.
Hembusan angin kencang menghancurkan bagian belakang rumah keluarga itu dan menerbangkan atap seng bagian depan. Karena kejadiannya begitu cepat, pasangan itu tidak sempat berlindung dan hanya mengalami luka ringan.

Empat rumah lainnya mengalami kerusakan atap akibat diterjang angin. Foto: Tran Chuong.
Segera setelah menerima laporan tersebut, para pemimpin Komite Rakyat Komune U Minh membentuk delegasi untuk mengunjungi dan memberikan semangat kepada keluarga-keluarga yang terdampak.
Pada awalnya, pemerintah daerah memberikan bantuan mulai dari 2 hingga 3 juta VND untuk setiap rumah yang ambruk atau atapnya roboh, untuk membantu warga mengatasi kesulitan awal.
Saat mengunjungi keluarga yang terdampak, Bapak Huynh Khanh Duy, Wakil Ketua Komite Rakyat Komune U Minh, mendorong keluarga yang terdampak untuk berusaha mengatasi kesulitan dan menstabilkan kehidupan mereka secepat mungkin. Beliau juga menyatakan bahwa pemerintah daerah akan terus melaporkan tingkat kerusakan ke tingkat yang lebih tinggi untuk mendapatkan dukungan lebih lanjut bagi masyarakat.

Bapak Huynh Khanh Duy (tengah), Wakil Ketua Komite Rakyat Komune U Minh, membantu sebuah keluarga yang rumahnya hangus terbakar. Foto: Tran Chuong.
"Selain itu, Komite Rakyat komune juga mengarahkan pasukan militer dan anggota serikat pemuda untuk membantu masyarakat membersihkan dan memperbaiki rumah agar mereka dapat segera memulihkan kehidupan mereka setelah bencana alam," kata Bapak Huynh Khanh Duy.
Sumber: https://nongnghiepmoitruong.vn/u-minh-co-nhieu-nha-bi-sap-va-toc-mai-do-loc-xoay-d813822.html








Komentar (0)