
Dalam sebuah wawancara yang disiarkan di program Face the Nation CBS pada 31 Mei, Zelensky menekankan bahwa Ukraina perlu menggunakan waktu saat ini untuk mencari peluang diplomatik . "Kita punya waktu sebelum musim dingin… dan kita perlu menemukan cara – cara diplomatik – untuk duduk dan berdialog."
Menurut presiden Ukraina, kemungkinan tercapainya kemajuan diplomatik bergantung pada tingkat tekanan yang diberikan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin. Pemimpin Ukraina menyatakan bahwa negosiasi di masa mendatang dapat dilakukan dengan dukungan Eropa atau dalam bentuk dialog bilateral dengan Rusia.
Negosiasi yang dimediasi oleh AS yang bertujuan mencapai kesepakatan perdamaian telah terhenti karena Washington mengalihkan perhatiannya ke konflik di Iran.
Sebelumnya, dalam sebuah wawancara dengan Reuters pekan lalu, seorang komandan militer senior Ukraina menyatakan bahwa Kyiv memiliki "jendela peluang enam bulan" untuk merebut kembali inisiatif di medan perang dan memperkuat posisinya menjelang negosiasi perdamaian.
Dalam sebuah wawancara dengan CBS, Zelensky juga menekankan kebutuhan mendesak akan dukungan pertahanan udara AS sementara Eropa masih mengembangkan sistem pertahanan rudalnya sendiri. "Sampai kita membangun sistem pertahanan rudal balistik Eropa kita sendiri, kita masih membutuhkan dukungan dari Amerika Serikat," katanya.
Lebih lanjut, presiden Ukraina menyatakan bahwa Kyiv berharap dapat mencapai kesepakatan dengan Washington mengenai kerja sama teknologi drone. Menurutnya, Ukraina saat ini memiliki keunggulan dalam hal pengalaman tempur setelah lima tahun menghadapi serangan drone dan rudal Rusia.
“Kami telah menandatangani perjanjian drone dengan beberapa negara Timur Tengah dan beberapa negara Eropa. Saat ini kami sedang mempersiapkan perjanjian UAV besar dengan Uni Eropa dan berharap dapat mengambil keputusan serupa dengan mitra Amerika kami. Saya memiliki harapan tinggi untuk itu,” kata Zelensky.
Sumber: https://daibieunhandan.vn/ukraine-muon-thuc-day-dam-phan-hoa-binh-truc-mua-dong-10418872.html








Komentar (0)