Dibentuk melalui penggabungan bekas komune Ta Hine, Da Loan, dan Ninh Loan, komune Ta Hine (provinsi Lam Dong ) memiliki wilayah geografis yang luas, populasi yang tersebar, dan persentase etnis minoritas yang relatif tinggi. Dalam konteks ini, penyebaran informasi kepada masyarakat, terutama perempuan di daerah terpencil, selalu menjadi prioritas bagi Persatuan Perempuan di komune tersebut.

Saat ini, Asosiasi memiliki 24 cabang dengan 3.510 anggota. Dari jumlah tersebut, lebih dari 1.070 anggota adalah kelompok etnis minoritas, yang mewakili lebih dari 30%. Kelompok ini juga yang membutuhkan lebih banyak dukungan dalam mengakses informasi, meningkatkan keterampilan digital, dan menggunakan perangkat teknologi dalam kehidupan mereka.

Menurut Ibu Phan Thi To Oanh, Ketua Serikat Wanita Komune Ta Hine, alih-alih hanya menggunakan metode penyebaran informasi tradisional, Serikat tersebut telah mempromosikan penerapan platform digital untuk menyampaikan informasi kepada anggotanya dengan lebih cepat dan nyaman.

Grup Zalo dan Facebook milik Asosiasi secara rutin diperbarui untuk memberi informasi terbaru kepada anggota tentang kebijakan dan pedoman baru, informasi tentang kehidupan sehari-hari, produksi, perawatan kesehatan, pendidikan anak, dan kegiatan lokal. Berkat ini, banyak anggota dapat mengakses informasi dari rumah tanpa harus menunggu pertemuan atau kegiatan kelompok.