Menurut seorang reporter VNA di Washington, DPR AS baru saja mengirimkan pemberitahuan kepada semua anggota tentang pelarangan penggunaan aplikasi perpesanan WhatsApp Meta Platforms di semua perangkat lembaga ini.
Pengumuman DPR AS mengatakan bahwa menurut Kantor Keamanan Siber, aplikasi WhatsApp berisiko tinggi karena kurangnya transparansi dalam cara melindungi data pengguna, tidak adanya enkripsi data yang disimpan, dan potensi risiko keamanan lainnya.
Dewan Perwakilan Rakyat AS merekomendasikan penggunaan aplikasi perpesanan lain seperti Teams milik Microsoft, Wickr milik Amazon, Signal, iMessage, dan FaceTime milik Apple.
Seorang juru bicara Meta mengatakan raksasa teknologi itu menentang langkah DPR AS, dengan menyatakan bahwa platform WhatsApp menawarkan tingkat keamanan yang lebih tinggi daripada aplikasi lain yang disetujui.
Pada bulan Januari, seorang pejabat WhatsApp menemukan bahwa perusahaan spyware Paragon Solutions menargetkan berbagai pengguna WhatsApp, termasuk jurnalis dan anggota organisasi masyarakat sipil.
Sebelumnya, DPR AS juga melarang beberapa aplikasi di perangkat anggotanya, seperti aplikasi video pendek TikTok yang dilarang pada tahun 2022 karena masalah keamanan.
Sumber: https://www.vietnamplus.vn/ung-dung-nhan-tin-whatsapp-bi-cam-tren-cac-thiet-bi-cua-ha-vien-my-post1045986.vnp
Komentar (0)