Jus tebu mengandung banyak gula alami, terutama sukrosa, bersama dengan vitamin B (B1, B2, B3, B5, B6), vitamin C, kalsium, kalium, magnesium, dan antioksidan seperti flavonoid dan asam fenolik, menurut situs web kesehatan Medical News Today (UK).

Jus tebu mengandung banyak gula dan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan.
FOTO ILUSTRASI: AI
Berkat nutrisi-nutrisi ini, jus tebu membantu memulihkan energi dengan cepat, meningkatkan kesehatan kulit, meningkatkan kekebalan tubuh, dan melancarkan pencernaan. Bagi individu yang sehat, minum jus tebu dalam jumlah sedang merupakan pilihan yang bergizi dan menyegarkan, terutama jika dibuat dari tebu segar tanpa tambahan gula buatan atau bahan kimia.
Jus tebu memiliki banyak manfaat, tetapi sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan.
Meskipun jus tebu memiliki banyak manfaat, mengonsumsinya secara berlebihan, terutama di musim panas, dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Jus tebu mengandung gula alami dalam jumlah sangat tinggi, rata-rata sekitar 13-15 gram gula per 100 ml.
Konsumsi gula berlebihan menyebabkan kelebihan kalori, yang mengakibatkan kenaikan berat badan dan penumpukan lemak berlebih. Hal ini, ditambah dengan gaya hidup kurang aktif, meningkatkan risiko jangka panjang penyakit metabolik seperti diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular.
Selain itu, mengonsumsi jus tebu dalam jumlah besar sekaligus dapat menyebabkan lonjakan gula darah secara tiba-tiba, memberi tekanan pada pankreas dan berdampak negatif pada penderita diabetes atau pradiabetes. Mengonsumsi jus tebu yang terlalu manis juga meningkatkan risiko kerusakan gigi.
Selain itu, beberapa orang mengalami kembung dan gangguan pencernaan setelah minum jus tebu. Hal ini karena kandungan gula yang tinggi dalam jus tebu merangsang pertumbuhan bakteri usus yang berlebihan, menyebabkan ketidakseimbangan mikrobioma usus.
Para ahli menyarankan agar penderita diabetes, obesitas, atau mereka yang berisiko terkena penyakit metabolik harus lebih berhati-hati saat mengonsumsi jus tebu. Karena kandungan gulanya yang tinggi, jus tebu dapat dengan cepat meningkatkan kadar gula darah, menyebabkan fluktuasi kesehatan yang merugikan.
Anak-anak kecil dan lansia juga sebaiknya membatasi konsumsi jus tebu. Sistem pencernaan mereka belum atau sudah tidak berfungsi optimal, yang dapat dengan mudah menyebabkan masalah gula darah dan pencernaan.
Selain itu, orang yang memiliki masalah hati, ginjal, atau kardiovaskular sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum rutin mengonsumsi jus tebu.
Seberapa banyak jus tebu yang sebaiknya Anda minum?
Untuk menikmati manfaat jus tebu tanpa efek negatif, para ahli menyarankan untuk meminumnya dalam jumlah sedang, sekitar 200-250 ml per hari, dan menghindari jumlah yang berlebihan sekaligus. Prioritaskan jus tebu segar dan bersih yang bebas dari tambahan gula atau pengawet, menurut Medical News Today.
Sumber: https://thanhnien.vn/uong-nuoc-mia-nhieu-vao-mua-he-co-sao-khong-185250607154315486.htm







Komentar (0)