Untuk merangsang penurunan lemak dan mendapatkan tubuh yang lebih ramping, orang-orang sebaiknya rutin mengonsumsi beberapa jenis teh berikut:
Teh peppermint
Teh peppermint memiliki rasa menthol yang menyegarkan dan hampir bebas kalori. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa menghirup aroma peppermint dapat mengurangi rasa lapar, sehingga mengurangi konsumsi makanan manis dan berlemak, menurut situs kesehatan Healthline (AS).

Teh peppermint mengandung menthol, zat yang memberikan aroma khas pada daun peppermint, menciptakan sensasi dingin dan menenangkan.
FOTO: AI
Selain itu, beberapa nutrisi dalam mint membantu mengontrol nafsu makan dan membatasi ngemil yang tidak perlu. Hal ini karena aroma mint memengaruhi sistem saraf pusat, memengaruhi hormon ghrelin yang merangsang rasa lapar.
Selain itu, mint dapat membantu mengurangi kembung dan gangguan pencernaan. Namun, penderita penyakit refluks gastroesofageal (GERD) perlu mewaspadai bahwa mint dapat mengendurkan sfingter esofagus, sehingga memperburuk gejala refluks.
Teh hijau
Teh hijau terkenal karena kandungan katekinnya yang tinggi, khususnya EGCG, yang, dikombinasikan dengan kafein, membantu meningkatkan pembakaran lemak dan mempercepat metabolisme. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Nutrition menunjukkan bahwa teh hijau membantu menurunkan berat badan dan mengurangi indeks massa tubuh (BMI) pada individu yang kelebihan berat badan.
EGCG dan kafein dalam teh hijau juga meningkatkan pengeluaran energi bahkan saat istirahat. Oleh karena itu, minum 2-3 cangkir teh hijau setiap hari dapat membantu menurunkan berat badan. Namun, hindari menyeduhnya terlalu kental atau meminumnya terlalu larut malam, karena hal ini dapat memengaruhi tidur.
Teh Oolong
Teh oolong adalah teh semi-fermentasi yang mengandung katekin dan kafein, mirip dengan teh hijau, tetapi dengan rasa yang lebih lembut. Banyak penelitian menunjukkan bahwa teh oolong membantu meningkatkan pembakaran lemak hingga 20%.
Teh oolong juga terbukti dapat menurunkan kolesterol serum dan membatasi penumpukan lemak dalam tubuh, sehingga mencegah obesitas dan penyakit kardiovaskular terkait. Satu hingga dua cangkir teh oolong tanpa pemanis setiap hari merupakan alternatif sehat pengganti kopi atau minuman manis.
Teh adas bintang
Teh adas bintang memiliki aroma yang khas dan telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengobati kembung dan gangguan pencernaan. Adas bintang memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi dan sering dikonsumsi setelah makan untuk meredakan ketidaknyamanan pencernaan.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa teh adas bintang, yang kaya akan polifenol, memiliki efek anti-obesitas, mengurangi stres oksidatif, dan memperbaiki kadar lipid darah.
Selain itu, senyawa trans-anetol yang memberikan aroma khas pada adas bintang memiliki kemampuan untuk merelaksasi otot polos pencernaan, merangsang cairan pencernaan, dan meningkatkan penyerapan nutrisi, menurut Healthline .
Teh umumnya sangat baik untuk kesehatan; namun, sebelum mengonsumsinya secara teratur, sebaiknya berkonsultasi dengan profesional untuk memastikan khasiat dan keamanannya.
Sumber: https://thanhnien.vn/uong-tra-gi-de-co-the-thon-gon-hon-18525092500195171.htm







Komentar (0)