Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Tanpa Salah, Mesir meraih kemenangan tipis atas Rusia.

Mostafa Ziko mencetak satu-satunya gol yang membantu Mesir mengalahkan Rusia dalam pertandingan persahabatan internasional.

Báo An GiangBáo An Giang29/05/2026

Mostafa Ziko ghi bàn thắng duy nhất trận đấu.

Mostafa Ziko mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut.

Dalam serangkaian pertandingan persahabatan internasional, tim nasional Mesir meraih kemenangan tipis 1-0 atas Rusia. Satu-satunya gol Mostafa Ziko di babak kedua memberi tim dari negeri piramida kemenangan gemilang dalam pertandingan yang dramatis.

Pertandingan antara perwakilan Afrika Utara dan Rusia berlangsung sengit sejak beberapa menit pertama. Rusia, dengan bintang-bintang seperti Aleksey Miranchuk dan Ivan Sergeev, secara proaktif mendorong formasi mereka ke depan dalam upaya untuk mendapatkan keunggulan awal.

Pergerakan menyerang Danil Krugovoy di sayap kiri menimbulkan kesulitan yang cukup besar bagi pertahanan lawan.

Meskipun menghadapi tekanan yang sangat besar, Mesir tetap disiplin dalam pertahanan mereka. Duet bek tengah Yasser Ibrahim dan Mohamed Abdelmonem bermain dengan fokus, secara efektif memblokir umpan silang dari lawan. Tim tuan rumah merespons dengan serangan balik yang tajam melalui permainan kaki yang terampil dari Trezeguet dan Emam Ashour.

Namun, babak pertama berakhir tanpa gol meskipun kedua tim memiliki peluang yang jelas. Perlu dicatat, para pemain Mesir harus melakukan pergantian pemain lebih awal ketika pemain kunci seperti Zizo dan Trezeguet meninggalkan lapangan pada menit ke-34.

Dalam pertandingan ini, pemain bintang Mohamed Salah tidak termasuk dalam daftar skuad Mesir. Pemain yang ditugaskan memimpin serangan Mesir adalah Omar Marmoush, pemain Manchester City.

Ai Cập có chiến thắng trên sân nhà.

Mesir meraih kemenangan di kandang sendiri.

Memasuki babak kedua, Mesir melakukan penyesuaian taktik yang krusial. Masuknya Mohamed El Shenawy di gawang, bersama dengan peningkatan tempo di sisi sayap, membantu tim tuan rumah bermain lebih efektif. Hasil akhirnya datang pada menit ke-64 setelah kombinasi yang dieksekusi dengan baik di sayap kanan.

Mohamed Hany mengirimkan umpan silang sempurna ke dalam kotak penalti untuk Mostafa Ziko yang kemudian menyundul bola dengan keras ke gawang. Gol tersebut membuat para penonton bersorak gembira dan memberikan dorongan kepercayaan diri yang besar bagi para pemain Mesir.

Setelah kebobolan satu gol, Rusia tidak punya pilihan selain mengerahkan seluruh kekuatan untuk menyerang dan mencoba menyamakan kedudukan. Pergantian pemain seperti Aleksey Miranchuk yang digantikan oleh Nikita Krivtsov menunjukkan ambisi tim tamu untuk mengubah jalannya pertandingan. Namun, penampilan gemilang kiper Mohamed El Shenawy menggagalkan semua upaya tembakan jarak jauh Maksim Glushenkov.

Di menit-menit akhir waktu tambahan, Mesir bahkan memiliki kesempatan untuk memperlebar keunggulan mereka setelah tembakan beruntun dari Ibrahim Adel dan Mahmoud Saber. Kiper Rusia, Agkatsev, harus melakukan penyelamatan spektakuler untuk mencegah kekalahan yang lebih telak bagi tim tamu. Peluit akhir berbunyi, mengukuhkan kemenangan yang pantas bagi The Pharaohs.

Kemenangan tipis 1-0 memberikan dorongan moral yang signifikan bagi Mesir saat mereka bersiap menghadapi turnamen penting mendatang. Sebaliknya, Rusia masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan, terutama dalam hal penyelesaian akhir.

Skor akhir: Mesir 1-0 Rusia

Pencetak gol:

Mesir: Mostafa Ziko (64')

Menurut Sepak Bola

Sumber: https://baoangiang.com.vn/vang-salah-ai-cap-gianh-chien-thang-toi-thieu-truoc-nga-a487149.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
"Melodi seruling di tengah langit"

"Melodi seruling di tengah langit"

Bersama-sama kita mencapai garis finis. Atlet lanjut usia yang berlari sejauh 42 km menerima dukungan yang tepat waktu.

Bersama-sama kita mencapai garis finis. Atlet lanjut usia yang berlari sejauh 42 km menerima dukungan yang tepat waktu.

Di balik tirai

Di balik tirai