
Mulai tanggal 22 hingga 24 April, komune Xuan Lap akan menyelenggarakan Festival Kuil Le Hoan 2026 dalam skala provinsi.
Festival ini diadakan untuk memperingati ulang tahun ke-1.021 wafatnya Pahlawan Nasional Kaisar Le Dai Hanh, dan untuk mempromosikan nilai Kuil Le Hoan, sebuah situs sejarah nasional yang istimewa, serta potensi pariwisata budaya lokal.
Upacara utama berlangsung pada pagi hari tanggal 24 April (hari ke-8 bulan ke-3 kalender lunar), dan mencakup ritual seperti prosesi tandu dari makam ke halaman kuil, persembahan dupa, pidato ucapan selamat, tabuhan gendang untuk membuka festival, dan pidato peringatan.
Sesuai rencana, festival tahun ini akan mempertahankan ritual tradisional yang terkait dengan situs-situs bersejarah, termasuk prosesi tandu dari Mausoleum Kekaisaran, Mausoleum Ibu Suri, Mausoleum Le Dot, dan dari tempat suci bagian dalam kuil ke halaman upacara. Ini adalah ritual penting yang telah dipertahankan selama bertahun-tahun dalam festival tersebut.
Selain bagian seremonial, festival ini mencakup banyak kegiatan budaya, olahraga , dan pariwisata yang berlangsung selama 3 hari, seperti pertunjukan tari rakyat Xuan Pha, tari tiang bambu, tari Pon Pong, musik gong dan drum, permainan kartu, festival seni rakyat, kompetisi menyiapkan hidangan vegetarian untuk raja, api unggun, tarik tambang, bola voli, lomba lari karung, menangkap bebek dengan mata tertutup, dan berjalan di jembatan bambu.
Selama acara ini, juga diselenggarakan ruang pameran dan pajangan produk untuk produk-produk OCOP, yang menggabungkan promosi produk lokal dengan melayani wisatawan yang datang untuk berkunjung dan mencicipinya.
Puncak acara festival tahun ini adalah program seni bertema "Le Hoan: Seorang Jenderal, Seorang Raja," yang merekonstruksi kehidupan dan karier kaisar yang memberikan kontribusi signifikan bagi sejarah bangsa.
Le Hoan lahir pada tahun 941 di desa Ke Xop, yang sekarang merupakan bagian dari komune Xuan Lap, provinsi Thanh Hoa. Berasal dari keluarga petani miskin, ia bangkit menjadi Jenderal Sepuluh Perintah di bawah dinasti Dinh, dan kemudian naik tahta sebagai kaisar pada tahun 980.

Selama 24 tahun masa pemerintahannya, ia meninggalkan jejak yang signifikan dalam urusan militer, politik, dan ekonomi.
Pada tahun 981, ia memimpin pasukan dan rakyat Dai Co Viet untuk mengalahkan pasukan Song yang menyer invading. Pada tahun 982, ia menaklukkan Champa.
Dia juga raja yang mencetak koin pertama negara kita dan menerapkan banyak kebijakan untuk mengembangkan pertanian, transportasi, dan perdagangan.
Setelah kematiannya pada tahun 1005, beberapa generasi orang mendirikan kuil untuk memperingati kontribusinya.
Kuil Le Hoan saat ini dianggap sebagai pusat kompleks peninggalan sejarah dan budaya Le Hoan, bersama dengan peninggalan-peninggalan satelit seperti Mausoleum Kerajaan, Mausoleum Ibu Suri, Mausoleum dan Kuil Le Dot, dan Tempat Kelahiran Santo.
Pada tahun 2018, Kuil Le Hoan diakui sebagai Monumen Nasional Khusus; pada tahun 2019, diakui sebagai destinasi wisata tingkat provinsi.
Oleh karena itu, Festival Kuil Le Hoan bukan hanya kegiatan keagamaan tradisional, tetapi juga kesempatan bagi masyarakat setempat untuk memamerkan warisan budaya mereka, mempromosikan pariwisata, dan menarik pengunjung ke tempat kelahiran seorang raja yang memainkan peran khusus dalam sejarah bangsa.
Sumber: https://baovanhoa.vn/van-hoa/ve-xuan-lap-du-le-hoi-den-vua-le-220458.html






Komentar (0)