1. Air – sumber cairan dasar tubuh.
Tubuh orang dewasa terdiri dari sekitar 50–60% air (tergantung jenis kelamin, usia, dan persentase lemak tubuh). Air berperan dalam sebagian besar proses fisiologis vital seperti pengangkutan nutrisi, pembuangan limbah, pengaturan suhu, pelumasan sendi, dan mendukung fungsi kardiovaskular dan otak.
Berbeda dengan banyak minuman lainnya, air murni yang disaring tidak mengandung kalori, zat bioaktif, dan hampir tidak memiliki efek farmakologis. Berkat "netralitas biologisnya," air membantu menjaga homeostasis dan merupakan sumber cairan yang aman untuk dikonsumsi setiap hari.
Kebutuhan air rata-rata untuk orang dewasa adalah sekitar 30–35 ml/kg/hari, setara dengan 1,5–2 liter air per hari untuk individu yang sehat. Jumlah ini dapat meningkat selama cuaca panas, aktivitas berat, demam, atau diare.

Air adalah sumber cairan paling dasar dan paling aman yang membantu tubuh mempertahankan fungsi fisiologisnya.
2. Apakah minum teh lebih baik daripada minum air putih?
Menurut Dr. Huong Tra, Departemen Pengobatan Tradisional, Universitas Kedokteran Hanoi , banyak jenis teh saat ini diseduh dari tanaman obat seperti: teh hijau, teh hitam, kamomil, akar manis, biji teratai, dan lain sebagainya.
Ramuan-ramuan ini mengandung banyak senyawa bioaktif seperti flavonoid, polifenol, minyak esensial, atau saponin. Bila digunakan dalam dosis yang tepat, ramuan-ramuan ini dapat membantu menenangkan saraf, menurunkan demam, melancarkan pencernaan, memberikan manfaat antioksidan, atau meningkatkan kekebalan tubuh.
Namun, jika teh herbal digunakan sebagai pengganti air putih dalam jangka waktu yang lama, tubuh mungkin mengalami beberapa masalah seperti:
- Ketidakseimbangan elektrolit ringan dapat terjadi karena efek diuretik dari beberapa jenis teh.
- Mengonsumsi terlalu banyak teh berkafein dapat meningkatkan risiko insomnia dan kecemasan.
- Pengaruh terhadap tekanan darah dan elektrolit jika menggunakan ramuan seperti akar manis secara teratur (dapat menyebabkan retensi natrium, hipokalemia, dan hipertensi karena efek seperti mineralokortikoid).
- Iritasi lambung dapat terjadi saat minum teh yang kental atau meminumnya saat perut kosong.
- Kekurangan air minum merupakan masalah, karena teh herbal sering dikonsumsi dalam jumlah kecil, dan beberapa jenis bahkan meningkatkan frekuensi buang air kecil.
Dari perspektif Pengobatan Tradisional Tiongkok, setiap ramuan memiliki khasiat, keterkaitan meridian, dan fungsi tersendiri. Penggunaan ramuan tunggal dalam jangka panjang, bahkan yang tidak berbahaya sekalipun, dapat menyebabkan ketidakseimbangan pada organ internal tubuh, yang mengakibatkan terganggunya keseimbangan yin dan yang.
Sebagai contoh, minum terlalu banyak teh pendingin dapat membahayakan limpa dan lambung, menyebabkan kembung dan diare; sementara penggunaan teh penenang secara berlebihan dapat menyebabkan kelelahan dan kelesuan.

Teh herbal merupakan pilihan populer bagi banyak orang sebagai minuman sehat, tetapi tidak dapat sepenuhnya menggantikan air putih.
3. Rekomendasi saat menggunakan teh herbal
Untuk menggunakan teh herbal dengan tepat, Anda harus:
- Konsumsilah 1,5–2 liter air yang telah disaring setiap hari untuk memastikan kebutuhan cairan dasar tubuh Anda terpenuhi.
- Teh herbal sebaiknya hanya dikonsumsi 1–2 cangkir per hari, tergantung jenisnya dan kondisi masing-masing individu; jangan minum teh sebagai pengganti air putih saat mengalami demam, diare, atau dehidrasi.
- Hindari minum teh kental saat perut kosong.
- Orang yang memiliki kondisi kronis seperti hipertensi, penyakit ginjal, atau diabetes sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi teh herbal secara teratur.
Seperti yang terlihat, air putih tetap menjadi sumber cairan paling dasar dan aman bagi tubuh. Teh herbal dapat memberikan manfaat jika digunakan dengan benar, tetapi tidak dapat sepenuhnya menggantikan air putih. Perawatan kesehatan ilmiah melibatkan menjaga asupan air yang cukup setiap hari, sambil menggunakan teh herbal sebagai minuman tambahan yang sesuai, menghindari penggunaan berlebihan dan memastikan teh herbal tidak menggantikan peran mendasar air dalam tubuh.
Lihat artikel trending lainnya:
Sumber: https://suckhoedoisong.vn/vi-sao-tra-thao-duoc-khong-the-thay-the-duoc-nuoc-loc-16926030523455481.htm








Komentar (0)