Vietnam SuperPort, perusahaan patungan antara T&T Group dan YCH Group Singapura, meningkatkan upaya keberlanjutannya untuk mencapai tujuannya menjadi pelabuhan logistik multimoda pertama di Asia Tenggara dengan emisi nol bersih pada tahun 2040. Dr. Yap Kwong Weng, CEO Vietnam SuperPort, berbagi bagaimana pelabuhan tersebut mendorong tren logistik hijau.
Dr. Yap Kwong Weng, CEO Vietnam SuperPort
Menurut Anda, apa peran yang dapat dimainkan industri logistik dalam melawan perubahan iklim? Saya yakin industri logistik memainkan peran kunci dalam melawan perubahan iklim. Di Vietnam SuperPort, kami mengambil langkah tegas, seperti berinvestasi pada kendaraan listrik dan meneliti teknologi hidrogen untuk pengiriman jarak jauh. Kami juga memanfaatkan lokasi strategis pelabuhan untuk mempromosikan transportasi multimoda, dengan fokus pada opsi ramah lingkungan seperti jalur perairan pedalaman dan kereta api. Lokasi prima pelabuhan memungkinkan kami meningkatkan pengaruh pada rantai pasok regional dan global. Di saat yang sama, kami secara aktif bekerja sama dengan mitra kami untuk mengoptimalkan operasi kami demi pembangunan berkelanjutan. Kami berkomitmen untuk memimpin tren logistik hijau dan menetapkan standar baru untuk logistik berkelanjutan di Asia Tenggara dan sekitarnya. Vietnam SuperPort telah mengumumkan target untuk mencapai emisi "Net Zero" pada tahun 2040. Mengapa demikian? Komitmen kami untuk mencapai Net Zero pada tahun 2040 merupakan keharusan strategis yang menunjukkan tanggung jawab lingkungan kami, mendukung upaya keberlanjutan global, dan memposisikan kami sebagai pemimpin industri. Tujuan ini akan membantu kami mengurangi risiko regulasi, mendorong efisiensi operasional, dan membuka peluang ekonomi baru dalam ekonomi hijau yang sedang berkembang. Komitmen ini tidak hanya akan membantu Vietnam SuperPort meningkatkan daya saingnya, tetapi juga memenuhi harapan para pemangku kepentingan kami yang terus meningkat. Dengan bergerak menuju target emisi Net Zero, kami membangun ketahanan jangka panjang terhadap tantangan lingkungan dan pasar, mengurangi ketergantungan kami pada bahan bakar fosil, dan menyelaraskan infrastruktur kami menuju masa depan yang berkelanjutan. Tujuan ini juga mencerminkan visi kami untuk menjadi pemimpin yang berkelanjutan, inovatif, dan bertanggung jawab dalam industri logistik, memastikan kesuksesan jangka panjang Vietnam SuperPort dalam lingkungan global yang berubah dengan cepat. Langkah apa yang akan diambil Vietnam SuperPort untuk mencapai tujuan ini? Untuk mencapai tujuan ini, Vietnam SuperPort mengadopsi pendekatan komprehensif, termasuk transformasi infrastruktur, transformasi energi, dan optimalisasi transportasi. Langkah-langkah kunci meliputi integrasi sumber energi terbarukan seperti tenaga surya, angin, dan hidrogen; transisi penuh ke kendaraan listrik; peningkatan konektivitas multimoda untuk merampingkan operasi logistik dan mengurangi jejak karbon; serta pemanfaatan teknologi canggih seperti AI, IoT, dan otomatisasi untuk meningkatkan efisiensi operasional. Kami akan merancang infrastruktur pelabuhan yang berkelanjutan, mengembangkan infrastruktur rendah karbon, memasang sistem transportasi listrik dari pelabuhan hingga kapal, mengimbangi emisi yang tersisa dengan kredit karbon, dan menerapkan sistem pemantauan dan pelaporan emisi yang ketat. Strategi ini menjadikan Vietnam SuperPort sebagai pemimpin dalam operasi pelabuhan logistik berkelanjutan, berkontribusi signifikan terhadap pengurangan emisi karbon dan menetapkan standar baru bagi pusat logistik ramah lingkungan di kawasan ini. Vietnam SuperPort memelopori pembangunan berkelanjutan melalui transformasi digital. Bisakah Anda berbagi beberapa inisiatif Vietnam SuperPort? Vietnam SuperPort akan mendorong transformasi hijau melalui ekosistem digital komprehensif yang mengoptimalkan rute, mengurangi emisi karbon, dan mengendalikan penggunaan sumber daya. Investasi infrastruktur pintar kami akan mencakup pencahayaan pintar, pendingin udara hemat energi, dan integrasi energi terbarukan, yang berkontribusi pada efisiensi penggunaan energi. Kami juga akan mengembangkan sistem analitik data dan platform manajemen ESG, yang melaluinya kinerja lingkungan dapat dipantau dan dioptimalkan, memungkinkan pelacakan emisi karbon, mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan dan mengukur kemajuan, serta memastikan kepatuhan terhadap standar global. Apa saja tantangan dalam transisi Net Zero dan bagaimana Vietnam SuperPort akan mengatasinya? Ada banyak tantangan dalam transisi Net Zero, termasuk hambatan teknologi, pertimbangan keuangan, kepatuhan regulasi, dan keterlibatan pemangku kepentingan. Untuk mengatasi tantangan ini, kami telah menerapkan strategi komprehensif, termasuk mempromosikan kemitraan strategis dengan penyedia teknologi serta kemitraan publik-swasta untuk mengakses teknologi hijau mutakhir. Pendekatan ini memungkinkan kami menyeimbangkan investasi awal yang besar dengan penghematan biaya jangka panjang melalui infrastruktur energi terbarukan dan perangkat optimasi digital. Kuncinya adalah meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing global sekaligus meminimalkan dampak lingkungan.Baodautu.vn
Sumber: https://baodautu.vn/viet-nam-superport-kham-pha-du-dia-moi-trong-logistics-xanh-d229990.html
Komentar (0)