
Duong Tue An, seorang siswa dari Sekolah Dasar Duy Son, mengatakan bahwa dalam kompetisi tahun ini, kelas 5C berpartisipasi dalam kontes penataan buku artistik dengan tema "Bangga dengan Da Nang - Menuju Hoang Sa". "Saya sangat senang dan gembira karena festival buku membantu kami untuk lebih memahami pentingnya buku, dan juga menambah pengetahuan kami untuk belajar," ujar Tue An.
Menurut guru Nguyen Truong Son, Kepala Sekolah SD Duy Son, dengan maksimal 30 buku dan kreativitas tanpa batas, para siswa menciptakan model jembatan pengetahuan yang sangat unik. Setiap model bukan hanya struktur fisik, tetapi juga sebuah cerita tentang patriotisme dan kebanggaan nasional, serta aspirasi untuk bangkit di era baru.

Melalui presentasi mereka yang menginspirasi, para siswa menciptakan kembali sejarah gemilang Kemenangan Besar Musim Semi 1975, penyatuan kembali negara, memuji Presiden Ho Chi Minh, dan menegaskan kedaulatan suci laut dan pulau-pulau Tanah Air. Buku, saat ini, bukan hanya untuk dibaca, tetapi telah menjadi bahan untuk menumbuhkan cinta terhadap tanah air.
“Di samping ruang intelektual, terdapat dunia seni lukis yang dinamis melalui kompetisi melukis ‘Desain Sampul Buku Kreatif untuk Buku Favoritku’. Setiap siswa, mewakili kelasnya, bebas memilih buku favorit dan mendesain ulang sampulnya sesuai dengan perspektif dan pemikiran kreatif mereka sendiri. Ini bukan hanya kompetisi artistik, tetapi juga jembatan untuk membantu siswa terhubung lebih erat dengan pengetahuan, berkontribusi dalam membangun kebiasaan membaca dan menumbuhkan karakter melalui keindahan seni lukis,” kata Bapak Son.
Sementara itu, Sekolah Dasar Duy Trung dengan antusias menyelenggarakan festival membaca dengan tema "Pengetahuan dari Halaman Buku". Acara dimulai dengan peluncuran kompetisi "Duta Budaya Membaca Da Nang" untuk tahun 2026, yang menarik minat dan partisipasi signifikan dari para siswa. Kemudian dilanjutkan dengan kompetisi "Pengetahuan dari Halaman Buku" untuk siswa kelas 1, 2, dan 3 – di mana mereka dapat menunjukkan pemahaman dan kecintaan mereka terhadap buku dan cerita.

Menurut Bapak Le Anh Tuan, Wakil Kepala Sekolah SD Duy Trung, kompetisi kuis "Lonceng Emas" untuk siswa kelas 4 dan 5 berlangsung meriah dan seru, dengan pertanyaan-pertanyaan yang berkisar seputar pengetahuan perpustakaan dan kehidupan sehari-hari. Para siswa berpartisipasi dengan antusias, percaya diri, dan kerja sama tim, menciptakan suasana yang menyenangkan dan memperkaya.
Melalui kegiatan ini, sekolah berharap dapat menumbuhkan minat membaca pada siswa, secara bertahap membina kebiasaan belajar mandiri, meningkatkan kemampuan berpikir dan berkomunikasi, serta mendorong perkembangan holistik. Sekolah bertujuan untuk berkontribusi dalam membangun dan menyebarkan budaya membaca di sekolah, mengubah kegiatan mengambil buku dari sebuah tugas menjadi sebuah gairah dan aspek indah dalam kehidupan anak-anak.
Sumber: https://baodanang.vn/vui-cung-sach-3333317.html






Komentar (0)