Pada tanggal 1 Juni, Federasi Sepak Bola Irak mengumumkan bahwa tim nasional akan mengenakan seragam putih tradisional mereka dalam dua pertandingan pertama melawan Norwegia (17 Juni) dan Prancis (23 Juni) di Grup I.

Dalam pertandingan terakhir mereka melawan Senegal pada 26 Juni, perwakilan Asia Barat akan mengenakan seragam hijau – warna yang sangat terkait dengan identitas sepak bola Irak. Pilihan warna seragam ini mengikuti peraturan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) mengenai seragam tim kandang dan tandang, sekaligus memastikan perbedaan yang jelas dari lawan mereka di setiap pertandingan.

Tim nasional Irak. Foto: the-afc.com

Di Piala Dunia 2026, Irak berada di grup yang menantang bersama Prancis – salah satu kandidat utama juara – serta Norwegia dan Senegal. Meskipun demikian, tim yang dijuluki "Singa Mesopotamia" ini tetap bertekad untuk bersaing memperebutkan tempat di babak gugur. Penampilan Irak di ajang sepak bola terbesar di planet ini dipandang sebagai tonggak penting bagi sepak bola mereka, dengan harapan dapat menciptakan kejutan melawan lawan-lawan mereka yang lebih diunggulkan.

Dengan persiapan yang lengkap, mulai dari pemilihan skuad hingga perlengkapan, Irak menuju Piala Dunia 2026 dengan tekad untuk menegaskan posisi sepak bola Asia Barat di panggung global.

VNA

    Sumber: https://www.qdnd.vn/the-thao/worldcup-2026/world-cup-2026-su-tu-luong-ha-da-san-ready-1042429