Begitu banyak kerinduan dan kekhawatiran.
Malam-malam tanpa tidur dipenuhi pikiran-pikiran yang menyiksa dan penderitaan.
Air mata berlinang, hati membara dengan gairah.
Pertemuan kembali yang mengharukan setelah perpisahan yang panjang, sebuah pertemuan kembali yang bagaikan mimpi.
Bersama-sama dalam cuaca dingin dan membekukan.
Merindukan dari jarak seribu mil, sebuah gunung berapi yang membara.
Suka dan duka di negeri yang dilanda perang ini.
Penuh dan kosong, kerinduan dan meluap-luap dengan emosi.
Baik yang dekat maupun yang jauh.
Selama seribu tahun, tempat itu tetap sama, tenggelam dalam lamunan.
Semakin tebal lapisannya, semakin besar kebahagiaannya.
Begitu banyak kekhawatiran, begitu banyak kesedihan.
Cinta dan kasih sayang yang dipupuk untuk anak tersebut.
Tidak perlu mengharapkan imbalan atau rasa terima kasih karena telah melahirkan dan membesarkan kami.
Beri tanpa mengharapkan imbalan apa pun.
Memang selalu seperti ini: air dari sumbernya mengalir ke hilir.
Ayam jantan berkokok saat fajar.
Benang-benang sutra yang kusut ditenun menjadi kain brokat.
Pegunungan tinggi, langit luas, laut panjang
Lebih singkat daripada cinta yang abadi, selama seribu tahun.
Ke mana air hujan mengalir?
Biarkan matahari bersinar terang, dengan cahaya merah muda yang mempesona.
*****
Sumber: https://baophapluat.vn/xa-va-gan-fe0e4a46.html








Komentar (0)