Dokumen resmi tersebut menyatakan bahwa pada tanggal 8 Desember 2025, Menteri Perindustrian dan Perdagangan menandatangani Keputusan No. 3586/QD-BCT yang mengumumkan Rencana penyebaran Surat Edaran yang menetapkan peta jalan penerapan rasio pencampuran bahan bakar hayati dengan bahan bakar tradisional di Vietnam.
Setelah lebih dari 5 bulan implementasi, upaya komunikasi terkait bioetanol E10 telah membuahkan banyak hasil positif. Media massa umumnya mengikuti pedoman komunikasi Kementerian Perindustrian dan Perdagangan, yang berfokus pada promosi penggunaan E10 sebagai tren yang tak terhindarkan untuk melindungi lingkungan, mengurangi emisi gas rumah kaca, dan memenuhi komitmen Vietnam untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun 2050.

Namun, kekhawatiran tentang kompatibilitas bensin E10 dengan jenis mesin tertentu dan keamanannya dalam jangka panjang masih marak di media massa dan media sosial. Hal ini dapat menyebabkan perbedaan pendapat jika tidak dijelaskan secara menyeluruh.
Dengan hanya sekitar 10 hari tersisa hingga peluncuran resmi bensin E10 secara nasional, Kementerian Perindustrian dan Perdagangan telah meminta agar pemerintah daerah memperkuat upaya informasi dan komunikasi terkait peta jalan peluncuran bensin E10, memastikan objektivitas, akurasi, dan kepatuhan terhadap kebijakan Partai dan Negara.
Berdasarkan Surat Edaran Nomor 50 dari Kementerian Perindustrian dan Perdagangan, mulai 1 Juni 2026, bensin E10 akan digunakan secara nasional untuk kendaraan berbahan bakar bensin. Sementara itu, bensin E5 RON92 akan terus digunakan hingga 31 Desember 2030.

Sumber: https://vietnamnet.vn/xang-e10-con-y-kien-ban-khoan-bo-cong-thuong-co-chi-dao-moi-2519226.html








Komentar (0)