Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Membangun 'paspor' budaya

Việt NamViệt Nam03/11/2024


Được UNESCO công nhận là di sản văn hóa thế giới vào năm 2003, Nhã nhạc cung đình Huế trở thành minh chứng sống động cho nét đẹp truyền thống văn hóa Việt Nam. (Nguồn: Mia.vn)
Diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2003, Musik Istana Kerajaan Hue telah menjadi bukti nyata keindahan budaya tradisional Vietnam. (Sumber: Mia.vn)

Dalam konteks globalisasi dan integrasi internasional saat ini, melestarikan dan menyebarkan identitas budaya Vietnam menjadi sangat penting. Budaya bukan hanya penanda sejarah dan tradisi nasional, tetapi juga faktor kunci dalam menegaskan posisi suatu bangsa di peta dunia.

Melestarikan dan mempromosikan identitas budaya membantu masyarakat Vietnam merasa bangga akan asal usul, tradisi, dan sejarah nasional mereka, sekaligus melindungi nilai-nilai spiritual dari "invasi" budaya asing. Hal ini menjadi semakin penting mengingat globalisasi dapat menyebabkan asimilasi, yang secara bertahap mengikis karakteristik unik setiap bangsa.

Identitas budaya yang unik dengan mudah menciptakan daya tarik dan memberikan kesan yang kuat dalam pertukaran dan kerja sama internasional. Budaya Vietnam bukan hanya faktor lunak yang mendorong diplomasi , tetapi juga aset potensial untuk pariwisata, ekonomi, dan industri kreatif. Mulai dari ao dai (pakaian tradisional Vietnam), pho (sup mie Vietnam), dan topi kerucut hingga lagu-lagu rakyat dan seni tradisional, semuanya mewakili semangat dan jiwa Vietnam. Oleh karena itu, melestarikan dan menyebarkan identitas budaya bukan hanya tentang melestarikan warisan, tetapi juga tanggung jawab terhadap masa depan.

Dapat dikatakan bahwa identitas budaya adalah harta tak ternilai yang diwarisi dan dibawa oleh setiap orang Vietnam. Ini adalah nilai-nilai yang telah bertahan selama ribuan tahun sejarah, menghubungkan orang Vietnam dengan akar mereka dan juga berfungsi sebagai kekuatan yang mendorong bangsa ini maju di dunia yang terintegrasi. Setiap nilai budaya tidak hanya mencerminkan tradisi tetapi juga mewakili kebanggaan, benang merah yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan.

Lagu-lagu rakyat, musik istana, opera tradisional seperti Cheo, Tuong, dan Cai Luong, serta festival-festival tradisional, mewujudkan jiwa bangsa. Ini bukan hanya warisan yang perlu dilestarikan, tetapi juga sumber inspirasi yang tak terbatas untuk kreativitas dan pertukaran budaya dengan dunia. Setiap orang Vietnam, di mana pun mereka berada, membawa sebagian dari warisan ini di dalam diri mereka, yang berfungsi sebagai jembatan untuk mempromosikan budaya Vietnam secara global.

Jika kita menganggap identitas budaya Vietnam sebagai "paspor" khusus bagi rakyat Vietnam ketika memasuki integrasi internasional, maka itu bukan hanya simbol, tetapi kumpulan nilai-nilai unik, mendalam, dan abadi yang mencerminkan esensi, semangat, dan kreativitas bangsa.

Saya percaya bahwa dalam perjalanan membangun "paspor budaya" Vietnam dan menciptakan budaya yang mandiri dan berdikari, generasi muda Vietnam memainkan peran perintis dan sangat penting. Merekalah yang memiliki energi baru, haus akan kreativitas, dan berfungsi sebagai jembatan antara tradisi dan modernitas.

Pertama dan terpenting, generasi muda adalah penjaga dan penyebar nilai-nilai budaya tradisional, merevitalisasinya dan mengintegrasikannya ke dalam era modern. Dengan pendekatan yang segar, mereka tahu bagaimana memanfaatkan platform digital dan media sosial untuk menyampaikan keindahan budaya Vietnam kepada dunia.

Generasi muda juga merupakan perwakilan kreativitas dan inovasi, membantu budaya Vietnam tidak hanya berdiri teguh tetapi juga berkembang lebih kuat dalam konteks integrasi. Mereka memiliki semangat kreativitas yang tak henti-hentinya, dengan mudah menyerap nilai-nilai progresif dari komunitas internasional, sekaligus tidak ragu untuk bereksperimen dan berinovasi dalam bentuk seni dan budaya kontemporer. Film, musik , dan karya seni generasi muda saat ini menampilkan bakat dan kepribadian mereka sekaligus mencerminkan kisah dan pemikiran tentang negara, rakyatnya, dan identitas Vietnam di era baru.

Selain itu, kaum muda merupakan kekuatan inti dalam menyebarkan nilai-nilai budaya ke dunia, menjadi "duta budaya" melalui kegiatan pertukaran, belajar, dan bekerja di luar negeri. Di dunia yang penuh perubahan, di mana nilai-nilai tradisional terkadang terbayangi oleh "gelombang" modernisasi dan globalisasi, kaum muda adalah pihak yang mempertahankan identitas Vietnam dan memperkaya budaya Vietnam dengan memberikan nafas baru ke dalamnya.


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Desa-desa bunga di Hanoi ramai dengan persiapan menyambut Tahun Baru Imlek.
Desa-desa kerajinan unik dipenuhi aktivitas menjelang Tết.
Kagumi kebun kumquat yang unik dan tak ternilai harganya di jantung kota Hanoi.
Bưởi Diễn 'đổ bộ' vào Nam sớm, giá tăng mạnh trước Tết

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Jeruk bali dari Dien, senilai lebih dari 100 juta VND, baru saja tiba di Kota Ho Chi Minh dan sudah dipesan oleh para pelanggan.

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk