Musim panen rumput laut biasanya berlangsung dari bulan Maret hingga Juli menurut kalender lunar. Selama waktu ini, para nelayan di desa Thai An, komune Vinh Hai, terus menerus melaut untuk mendapatkan panen yang melimpah.

Perahu dan tongkang sudah siap berangkat untuk memanen rumput laut.

Dari pantai, dibutuhkan sekitar dua jam perjalanan dengan perahu untuk mencapai area panen rumput laut. Para nelayan menggunakan tabung oksigen bertekanan untuk menyelam hingga kedalaman 0,5 hingga 7 meter untuk memotong rumput laut. Orang lain di perahu kecil menggunakan galah dengan kait untuk mengumpulkan rumput laut menjadi tumpukan yang mengapung di permukaan laut dan memindahkannya ke perahu.

Pindahkan rumput laut ke darat.

Setiap perjalanan panen rumput laut biasanya memakan waktu 3-5 jam. Setelah perahu penuh dengan rumput laut, para nelayan berlabuh dan mengeringkannya di sepanjang garis pantai. Rumput laut harus dikeringkan sebelum dijual, jadi semakin panas cuacanya, semakin mudah panennya. Waktu pengeringan biasanya seharian penuh. Rumput laut kering kemudian dikemas ke dalam karung, menunggu pedagang datang dan membelinya untuk didistribusikan ke provinsi-provinsi tetangga dan seluruh negeri.

Rumput laut kering dikemas dalam kantong.
Ibu Nguyen Thi Lum dari desa Thai An, komune Vinh Hai (mengenakan jaket kuning) sedang mengeringkan rumput laut.

Ibu Nguyen Thi Lum (desa Thai An, komune Vinh Hai) dengan gembira berbagi: “Rata-rata, keluarga saya memanen lebih dari 300 kg rumput laut per hari. Dengan harga berkisar antara 5.500 hingga 10.000 VND/kg, setelah dikurangi biaya, kami memperoleh lebih dari 500.000 hingga 700.000 VND per hari.”

Menurut Kamerad Nguyen Thanh My, Sekretaris Komite Partai Komune Vinh Hai, selain puluhan perahu milik warga setempat, banyak juga orang dari daerah lain yang datang untuk memanen rumput laut di perairan komune tersebut. Fenomena ini terjadi karena rumput laut memiliki nilai gizi, dan pada saat yang sama, harga rumput laut kering olahan cukup tinggi, sehingga semua orang fokus memanennya. Namun, ini hanya musim panen rumput laut alami selama 4 bulan dalam setahun, dan selain itu, orang-orang harus melakukan pekerjaan lain untuk mencari nafkah.

Para reporter dari Surat Kabar Daring Tentara Rakyat mengabadikan beberapa gambar di wilayah laut desa Thai An selama musim panen rumput laut.

Para nelayan mendayung perahu kecil mereka menuju tongkang untuk memanen rumput laut.

Nelayan memindahkan rumput laut ke darat.
Rumput laut dikeringkan di bawah sinar matahari dan angin.
Harga rumput laut yang tinggi membawa kegembiraan tambahan bagi para nelayan.
Mengeringkan dan membalik rumput laut.
Mengeringkan rumput laut membutuhkan wanita yang sehat dan mampu menahan terik matahari.

Serahkan karung-karung itu kepada para pedagang yang akan datang dan mengambilnya.
Perahu-perahu itu kembali dengan muatan rumput laut.
Klip tersebut menunjukkan perahu dan tongkang yang siap berlayar untuk memanen rumput laut.

  *Silakan kunjungi bagian Ekonomi untuk melihat berita dan artikel terkait.

VU DUY HIEN (dikompilasi)