Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Cinta... dengan pengertian

G

Báo Đắk LắkBáo Đắk Lắk29/06/2025

Banyak orang masih berpikir bahwa cinta adalah sesuatu yang sudah pasti ada dalam keluarga: orang tua secara alami menyayangi anak-anak mereka, suami dan istri secara alami dekat, dan saudara kandung secara alami saling menyayangi. Oleh karena itu, bahkan ketika ada pertengkaran, jarak, atau konflik, cinta dalam keluarga memberi anggota kesempatan untuk saling memaafkan, berdamai, atau terhubung kembali setelah mengalami kemunduran—kesempatan yang tidak dimiliki oleh banyak hubungan sosial lainnya.

Bersenang-senanglah bersama anak Anda. (Gambar ilustrasi: Internet)
Bersenang-senanglah bersama anak Anda. (Gambar ilustrasi: Internet)

Namun, di era media sosial, kecerdasan buatan, dan nilai-nilai yang terus berubah, kasih sayang keluarga juga perlu dipupuk melalui pemahaman, dialog, dan dukungan emosional sehari-hari. Realitas kehidupan modern menunjukkan bahwa kasih sayang keluarga menghadapi banyak risiko kehancuran yang tersembunyi. Teknologi informasi meresap ke setiap aspek kehidupan, namun hal itu menyebabkan orang menjadi semakin jauh secara emosional. Teknologi tidak menghancurkan kebahagiaan keluarga, tetapi kurangnya kehadiran, pemahaman, dan hubungan yang tuluslah yang melakukannya. Nilai-nilai individu ditekankan, tetapi kemampuan untuk mendengarkan dan menerima perbedaan dalam keluarga semakin menurun. Tekanan ekonomi , pekerjaan, studi, prestasi, ditambah dengan daya tarik media sosial, membuat hubungan antar anggota keluarga menjadi lebih rapuh dan rentan.

Dalam konteks ini, cinta dalam keluarga tidak dapat hanya didasarkan pada emosi atau kebiasaan, tetapi perlu didefinisikan ulang sebagai perilaku sosial yang sadar. Artinya, dalam keluarga, setiap anggota harus secara proaktif belajar mencintai dengan pengertian berdasarkan landasan baru: pengertian bukan hanya simpati sederhana, tetapi saling memahami dalam konteks sosial yang terus berubah. Pengertian dalam cinta bukan hanya mengetahui apa yang disukai atau tidak disukai orang lain, tetapi berempati dengan apa yang mereka alami dan tekanan yang mereka hadapi. Banyak orang tua mengkhawatirkan anak-anak mereka, tetapi jika mereka tidak memahami psikologi kelompok usia tersebut, cara mereka mengungkapkan kekhawatiran dapat menjadi mengontrol, membuat anak-anak merasa tercekik. Ketika pasangan hanya diam karena lelah, tanpa empati, mudah untuk salah menafsirkannya sebagai sikap dingin atau acuh tak acuh. Kesalahpahaman kecil menumpuk dari waktu ke waktu, menciptakan jarak yang besar. Oleh karena itu, banyak pasangan putus bukan karena peristiwa serius, tetapi karena kurangnya pemahaman yang berkepanjangan dalam komunikasi sehari-hari.

Di dunia yang berubah dengan cepat, yang perlu kita pelajari bukanlah bagaimana cara mencintai lebih banyak, tetapi bagaimana cara mencintai lebih dalam dan memahami lebih baik. Tidak perlu berupa tindakan besar; pertanyaan lembut alih-alih teguran, pelukan ketika orang terkasih terlalu pendiam, meletakkan telepon untuk benar-benar mendengarkan… semua ini adalah ekspresi nyata dari cinta yang penuh pengertian. Oleh karena itu, cinta dalam keluarga tidak bisa menjadi sesuatu yang "dianggap remeh" seperti dalam pemikiran tradisional. Cinta harus dipupuk dan dikembangkan sebagai keterampilan hidup. Ini adalah kemampuan untuk mendengarkan tanpa menghakimi, kemampuan untuk menyesuaikan harapan dan merespons secara fleksibel terhadap perubahan pada orang lain. Ini adalah kepekaan sosial, di mana setiap anggota memahami bahwa setiap orang dalam keluarga sedang tumbuh, berubah, dan menghadapi tantangan.

Pemahaman melampaui sekadar memahami orang lain; pemahaman juga mencakup kemampuan untuk memahami diri sendiri: memahami emosi, keterbatasan, kebutuhan, dan kebiasaan reaksi diri sendiri. Seseorang hanya dapat mencintai dengan sehat ketika mereka memiliki kapasitas batin untuk mengendalikan emosi mereka, mengetahui kapan harus berhenti, kapan harus meminta maaf, dan kapan harus diam untuk mendengarkan.

Pada akhirnya, kebahagiaan keluarga tidak berasal dari tinggal bersama di tempat yang sama, tetapi dari kemampuan untuk hadir sepenuhnya di setiap momen. Mungkin itulah mengapa cinta dalam keluarga modern perlu diungkapkan dengan cara yang penuh pengertian sehingga anggota keluarga dapat tumbuh bersama melalui setiap tahapan kehidupan keluarga.

Sumber: https://baodaklak.vn/xa-hoi/202506/yeu-thuong-co-hieu-biet-e4d1059/


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Hanoi merayakan 80 tahun kemerdekaan pada musim gugur.

Hanoi merayakan 80 tahun kemerdekaan pada musim gugur.

Tidak ada yang lebih berharga daripada kemerdekaan dan kebebasan.

Tidak ada yang lebih berharga daripada kemerdekaan dan kebebasan.

kecantikan

kecantikan