Musim luruh Hanoi, dengan gerimisnya yang lembut, merupakan musim yang paling indah dalam setahun di ibu kota yang berusia seribu tahun ini. Sama ada anda pernah ke Hanoi berkali-kali atau ini kali pertama anda, anda akan mudah merasai rasa rindu dan nostalgia.
Tidak seperti persepsi penduduk Hanoi, saya, yang berasal dari Selatan, melawat ibu kota ini buat kali pertama pada musim luruh, dan yang mengejutkan saya, Hanoi sangat cantik, dan penduduknya sangat sederhana dan rendah diri.
Tidak seperti "khabar angin" yang pernah saya dengar sebelum ini—"Hanoi sesak dan huru-hara," "Hanoi mahal dan bising," "Orang Hanoi tidak ramah"—saya mempunyai perasaan yang sama sekali berbeza.
Hanoi pada hari-hari menjelang musim luruh sememangnya indah dan romantis. Jalan-jalannya tidak sesak atau hiruk-pikuk seperti di Saigon; kehidupan di sini damai dan mengalir dengan sangat lembut.
Penduduk Hanoi sangat ramah dan mesra, dan saya sangat menyukai kehidupan di Hanoi...
Hanoi purba, dengan 36 jalan dan lorongnya, sangat indah pada masa kini. Rumah-rumah lama dihiasi dengan "warna-warna zaman" lumut hijau dan daun kuning, mewujudkan suasana yang sangat romantis.
Walaupun Old Quarter Hanoi mungkin tidak begitu mengagumkan atau menawan seperti Hoi An, bersiar-siar di Old Quarter Hanoi pada musim luruh akan membantu anda memahami mengapa 36 jalan di Hanoi pernah "menggegarkan dunia sastera".
Mereka yang berasal dari Hanoi yang jauh dari rumah pasti akan merindui angin sepoi-sepoi yang lembut dan menyegarkan yang bertiup di bawah sinaran matahari Hanoi yang kurang terik ketika musim luruh bermula.../.Daftar masuk Vietnam







Komen (0)