Istilah "berbau menyengat" mungkin tidak identik dengan masakan mewah, tetapi beberapa hidangan yang merangsang indra penciuman dianggap sebagai makanan lezat oleh banyak orang.
Pakar fermentasi Jepang, Takeo Koizumi, mengukur intensitas aroma makanan menggunakan alat yang disebut "alabaster," dan memperkenalkan konsep "unit alabaster," atau AU, dalam bukunya *Fermentation is Power*.
AU bukanlah satuan internasional untuk bau, jadi hanya boleh digunakan sebagai referensi.
Berikut adalah 10 makanan dengan bau paling busuk di dunia, sebagaimana diukur dalam AU oleh pakar Takeo Koizumi.
Surströmming - 8070 AU
Surströmming adalah produk ikan herring kalengan, diasinkan, dan difermentasi yang berasal dari Swedia.
Ikan herring kalengan dari Swedia ini baunya sangat tidak sedap, tetapi menjadi favorit di kalangan banyak penikmat kuliner. (Foto: Shutterstock)
Rasa pedasnya yang menyengat berasal dari protein ikan herring yang difermentasi dalam lingkungan rendah garam, sehingga menghasilkan senyawa dengan bau yang sangat tidak sedap.
Meskipun baunya tidak sedap, para pencinta kuliner tetap tertarik pada hidangan ini karena rasanya yang kaya.
Hongeo-hoe - 6230 AU
Ikan pari fermentasi, yang juga dikenal sebagai hongeo-hoe di Korea, berbau seperti amonia. (Foto: Shutterstock)
Hongeo-hoe adalah hidangan ikan pari fermentasi dari Korea Selatan yang berbau seperti amonia. Bau busuk tersebut berasal dari urea dalam tubuh ikan pari, yang digambarkan mengingatkan pada toilet terbuka.
Keju Epicurean - 1870 AU
Jenis keju keras Selandia Baru ini biasanya menjalani proses pematangan selama tiga tahun dalam tong kayu.
Pada tahap ini, bakteri asam laktat (lactobacilli) diaktifkan dan melakukan fermentasi, menyebabkan keju mencair dan melepaskan karbon dioksida dan hidrogen sulfida. Gas-gas ini menciptakan bau yang menyengat.
Kiviak – 1370 AU
Kiviak adalah hidangan musim dingin tradisional masyarakat Inuit di Greenland, yang terbuat dari burung auk kecil (sejenis burung laut) yang difermentasi dalam kulit anjing laut.
Kiviak adalah hidangan yang menantang indra penglihatan dan penciuman para penikmatnya. (Foto: SCMP)
Proses pengolahannya melibatkan memasukkan hingga 500 ekor burung auk utuh ke dalam kulit anjing laut, mengeluarkan udaranya, menutupnya dengan lemak, dan memfermentasikannya selama tiga bulan.
Unggas yang difermentasi dikonsumsi selama musim dingin Arktik dan sering disajikan dalam acara-acara perayaan seperti ulang tahun dan pernikahan.
Kusaya - 1267 AU
Kusaya adalah jenis ikan yang diasinkan, dikeringkan, dan difermentasi yang berasal dari Jepang.
Untuk membuat Kusaya, sejenis ikan yang disebut makarel direndam dalam air garam lalu dikeringkan di bawah sinar matahari.
Rahasia di balik aroma menyengat khas Kusaya terletak pada air garamnya, yang terbuat dari organ ikan dan darah yang difermentasi dan dicampur dengan air laut.
Funazushi – 486 AU
Funazushi adalah hidangan Jepang yang dibuat dengan mencampur ikan asin dan beras, memfermentasikannya dengan asam laktat, kemudian membuang beras yang telah difermentasi dan hanya menyisakan ikannya.
Hidangan ini kaya akan probiotik, mineral, dan vitamin B1, dan dulunya digunakan sebagai sumber energi.
Funazushi diiris tipis dan dinikmati sebagai camilan bersama sake.
Natto - 452 SA
Natto adalah makanan populer di Jepang. (Foto: Shutterstock)
Natto, makanan fermentasi tradisional Jepang lainnya, adalah hidangan bergizi yang terbuat dari kedelai yang difermentasi dengan bakteri natto.
Natto memiliki aroma yang kuat dan tekstur yang lengket.
Hidangan ini biasanya dimakan dingin dengan nasi, dicampur dengan kecap asin atau mustard karashi. Catatan menunjukkan bahwa orang Jepang telah mengonsumsi natto selama lebih dari 1.000 tahun.
Kusaya - 447 AU
Kusaya adalah jenis ikan yang diasinkan, dikeringkan, dan difermentasi yang rasanya menjadi lebih kuat setelah dipanggang dan sering disajikan dengan sake atau shochu.
Acar lobak kering - 430 AU
Hidangan Jepang ini, dengan teksturnya yang renyah, biasanya diiris tipis dan diberi warna kuning dengan tambahan kunyit.
Lobak putih yang digunakan untuk acar mengandung lebih banyak sulfit, yang melepaskan bau menyengat selama proses fermentasi.
Tahu busuk - 420 AU
Tahu busuk adalah hidangan Tiongkok dengan aroma yang khas dan menyengat, terbuat dari tahu yang difermentasi.
Tahu busuk baunya tidak sedap, tetapi jika Anda menutup hidung, rasanya enak. (Foto: Shutterstock)
Di Tiongkok, tahu busuk umumnya dijual di pasar malam atau warung makan pinggir jalan sebagai camilan. Tahu busuk juga disajikan sebagai lauk di restoran saat makan siang.
Secara tradisional, tahu busuk difermentasi dalam air garam dengan sayuran dan daging selama berbulan-bulan. Namun, di zaman modern, tahu biasanya hanya difermentasi selama satu atau dua hari.
Sumber






Komentar (0)