(Dan Tri) - Apabila mencapai usia pensiun dan pekerja belum menjadi peserta jaminan sosial selama 35 tahun bagi pekerja pria dan 30 tahun bagi pekerja wanita, maka ada 2 cara untuk memperoleh pensiun maksimal.
Masyarakat menerima pensiun di Kota Ho Chi Minh (Ilustrasi: Asuransi Sosial Kota Ho Chi Minh).
Bapak Nguyen Son telah mencapai usia pensiun dan telah membayar iuran jaminan sosial selama 33 tahun. Beliau ingin terus bekerja dan membayar iuran jaminan sosial selama 2 tahun lagi untuk mencapai tingkat pensiun maksimum sebesar 75% dari gaji rata-rata yang digunakan sebagai dasar pembayaran iuran jaminan sosial.
Tuan Son tidak tahu apakah dia dapat membayar asuransi sosial untuk menerima pensiun maksimum jika dia bekerja selama 2 tahun lagi setelah mencapai usia pensiun.
Menanggapi Bapak Son, pihak Jaminan Sosial Vietnam menyatakan bahwa besaran besaran pensiun bulanan pegawai diatur dalam Pasal 2 ayat 56 Undang-Undang Jaminan Sosial Tahun 2014.
Dengan demikian, bagi pekerja laki-laki yang pensiun mulai tahun 2022 dan seterusnya, pensiun bulanan dihitung sebesar 45% dari gaji bulanan rata-rata dengan memperhitungkan iuran asuransi sosial yang setara dengan 20 tahun iuran asuransi sosial.
Bagi karyawan perempuan yang pensiun mulai tahun 2018 dan seterusnya, pensiun bulanan dihitung sebesar 45% dari gaji bulanan rata-rata dengan memperhitungkan iuran asuransi sosial yang setara dengan 15 tahun iuran asuransi sosial.
Setelah itu, untuk setiap tambahan pembayaran asuransi sosial selama satu tahun, karyawan akan dihitung tambahan 2%. Manfaat maksimumnya adalah 75%.
Dengan demikian, untuk mencapai tingkat pensiun maksimum sebesar 75%, pekerja laki-laki harus mencapai usia pensiun dan memiliki iuran asuransi sosial selama 35 tahun.
Dalam kasus Tuan Son, saat ia mencapai usia pensiun, ia akan membayar asuransi sosial selama 33 tahun, dan perlu membayar asuransi sosial selama 2 tahun untuk mencapai tingkat pensiun maksimum.
Menurut Jaminan Sosial Vietnam, jika Tn. Son belum menyelesaikan prosedur untuk mengajukan permohonan pensiun, dan pemberi kerja masih perlu mempekerjakannya dan terus menandatangani kontrak kerja dengannya, ia tetap tunduk pada asuransi sosial wajib.
Dalam kasus ini, Bapak Son tetap mengikuti jaminan sosial wajib selama 2 tahun lagi dan selanjutnya menyelesaikan prosedur pensiun serta memperoleh manfaat pensiun, maka beliau berhak memperoleh pensiun maksimal 75%.
Kedua, jika Bapak Son tidak lagi bekerja, atau tidak lagi menjadi peserta asuransi sosial wajib, beliau dapat tetap mengikuti asuransi sosial sukarela selama 2 tahun berikutnya. Masa berlaku ini juga dihitung dalam total masa kepesertaan asuransi sosial untuk menghitung besarnya pensiun maksimum bagi Bapak Son setelah pensiun.
[iklan_2]
Sumber: https://dantri.com.vn/an-sinh/2-cach-de-co-luong-huu-toi-da-khi-du-tuoi-huu-ma-chua-du-nam-dong-bhxh-20241024143643368.htm
Komentar (0)