Menurut Dokter Umum Bui Dac Sang dari Asosiasi Pengobatan Tradisional Hanoi , dalam pengobatan tradisional, wijen hitam memiliki rasa pahit dan sepat, sifat pendingin, dan khasiat seperti melancarkan menstruasi, diuresis, mengobati bisul dan tukak lambung, mengurangi peradangan, mendinginkan hati dan kantung empedu, mengurangi sekresi, dan memperkuat daya tahan tubuh.
4 kelompok orang yang sebaiknya tidak minum teh hitam.
Meskipun blackthorn merupakan ramuan obat yang relatif ringan, tanaman ini tetap dapat menyebabkan beberapa efek samping yang tidak diinginkan pada orang-orang tertentu. Kelompok orang berikut ini sebaiknya tidak mengonsumsi teh blackthorn.
- Wanita hamil dan anak-anak di bawah usia 5 tahun.
- Penderita tekanan darah rendah sebaiknya tidak mengonsumsi blackthorn karena dapat menurunkan tekanan darah, menyebabkan pusing dan kepala terasa ringan. Jika Anda memiliki tekanan darah rendah tetapi tetap ingin mengonsumsi blackthorn, Anda dapat menambahkan 3 hingga 5 irisan tipis jahe saat meminumnya.
- Kunyit hitam juga dikontraindikasikan untuk penderita gagal ginjal atau fungsi ginjal yang buruk. Meskipun merupakan ramuan yang bermanfaat, kunyit hitam dapat mengganggu fungsi ginjal karena ginjal harus menyaring kotoran tambahan.
Orang yang pernah mengonsumsi alkohol juga sebaiknya menghindari minum teh hitam.
Blackthorn adalah tanaman obat yang relatif ringan. (Gambar ilustrasi)
Manfaat kesehatan dari wijen hitam
Blackthorn, juga dikenal sebagai tanaman kanker, dinamai demikian karena komposisi kimianya memiliki kemampuan untuk menghambat sel kanker, terutama kanker hati dan paru-paru. Blackthorn mengandung komponen kimia termasuk polifenol (asam litospermic dan asam litospermic B, asam rosmarinic, kaempferol 3-rutinoside, rutin); sesquiterpen dan triterpen; dan kelompok senyawa lain seperti asam amino, kuinon, flavonoid, dan tanin.
Dengan komponen-komponen tersebut, tanaman blackthorn memiliki efek farmakologis sebagai berikut:
Efek anti-tumor: Senyawa polifenol, flavonoid, dan kuinon dalam tanaman blackthorn menghambat pertumbuhan sel kanker, mencairkan sel kanker sehingga mudah dihancurkan, sehingga mencegah pembentukan tumor dan metastasis.
Sifat antioksidan: Senyawa kimia dalam tanaman blackthorn memiliki kemampuan untuk melawan radikal bebas dan mengurangi kerusakan yang disebabkan radikal bebas pada sel.
Sifat antibakteri: Secara khusus, senyawa saponin triterpenoid dalam wijen hitam memiliki kemampuan untuk melindungi tubuh dari agen bakteri yang menyerang.
Dalam Pengobatan Tradisional Tiongkok, tanaman blackthorn memiliki rasa yang sedikit sepat dan pahit, sifat pendingin, dan digunakan untuk mendukung pengobatan hepatitis, sirosis, dan penyakit hati berlemak yang menyebabkan penyakit kuning; mendetoksifikasi, mengurangi peradangan, dan mengobati bisul pada kulit; menstabilkan tekanan darah dan meningkatkan sirkulasi darah; meredakan stres, menenangkan saraf, dan meningkatkan kekebalan tubuh; mengobati tumor; dan mengobati penyakit tulang dan sendi, termasuk masalah tulang belakang.
Dosis wijen hitam bervariasi tergantung pada pengobatan spesifiknya, tetapi dosis maksimum yang disarankan adalah sekitar 70g per hari. Konsultasi dengan dokter juga diperlukan untuk mendapatkan saran mengenai dosis yang tepat.
Informasi di atas merinci empat kelompok orang yang sebaiknya tidak mengonsumsi teh hitam, serta manfaat teh hitam. Untuk mendapatkan hasil optimal dari penggunaan teh hitam, sebaiknya pengguna berkonsultasi dengan profesional.
Sumber: https://vtcnews.vn/4-nhom-nguoi-khong-nen-uong-nuoc-xa-den-ar910812.html










Komentar (0)