1. Membawa hadiah yang tidak pantas.
Mengetahui preferensi tuan rumah sebelumnya dan memilih hadiah yang sesuai dengan kebutuhan mereka adalah ide yang sangat bagus. (Gambar ilustrasi)
Memberikan hadiah adalah cara untuk mengungkapkan rasa terima kasih dan hormat, jadi pilihlah barang-barang yang sesuai dengan selera penerima.
Sungguh memalukan jika penerima hadiah tidak menyukai hadiah Anda. Meskipun kebanyakan orang tidak akan mengatakannya secara terang-terangan, mereka tetap akan memiliki pendapat tentang Anda.
Oleh karena itu, mencari tahu preferensi tuan rumah terlebih dahulu dan memilih hadiah yang sesuai dengan kebutuhan mereka sangatlah dianjurkan. Ini merupakan manifestasi dari kecerdasan emosional yang tinggi, yang mencerminkan ketulusan dan perhatian.
Saat berkunjung ke rumah teman, kita harus mendekati tuan rumah dengan hormat dan penuh pertimbangan, serta berusaha menghindari tiga perilaku yang disebutkan di atas yang menunjukkan kecerdasan emosional yang rendah.
Dengan cara ini, kita tidak hanya dapat menciptakan kesan sopan santun, tetapi juga membantu memperkuat hubungan antara kedua belah pihak.
2. Ajak orang lain.
"Jangan pernah membawa tamu tanpa izin," tegas Diane Gottsman, seorang pakar etiket dan penulis buku "Modern Etiquette for a Better Life."
Kecuali Anda secara eksplisit diberi tahu bahwa Anda dapat membawa satu (atau lebih) tamu, selalu tanyakan kepada tuan rumah terlebih dahulu jika Anda akan membawa seseorang. Bahkan jika itu adalah pertemuan santai, kirim pesan singkat untuk meminta izin dari tuan rumah.
3. Bawa serta anak-anak yang nakal.
Anak-anak nakal dapat merusak barang, membuat berantakan, dan menyebabkan kekacauan di sekitarnya. (Gambar ilustrasi)
Membawa anak-anak yang nakal ke rumah orang lain untuk bermain tidak disarankan karena dapat menyebabkan banyak ketidaknyamanan dan masalah bagi tuan rumah. Anak-anak yang nakal dapat merusak properti, membuat berantakan, dan mengganggu suasana.
Selain itu, sering dikatakan bahwa "anak-anak membuat orang dewasa kesal," dan dalam banyak kasus, kenakalan dan perilaku mengganggu anak-anak dapat menyebabkan keretakan dalam hubungan orang dewasa.
Untuk menghindari situasi yang tidak diinginkan, sebaiknya orang tua mendidik anak-anak mereka tentang perilaku yang baik atau mengawasi mereka dengan cermat ketika membawa mereka ke rumah orang lain.
4. Bawalah rasa ingin tahu Anda.
Salah satu nasihat yang diberikan Smith adalah jangan mengintip ke dalam lemari dan laci pemilik rumah Anda.
"Semua orang penasaran, dan saya sering melihat tamu melakukan itu di film. Namun, cobalah untuk menahan keinginan mengintip ke dalam lemari obat atau kamar mandi ketika Anda diundang ke rumah seseorang," saran Jodi RR Smith, presiden sebuah perusahaan konsultan etiket dan keterampilan sosial di Massachusetts.
5. Membawa emosi negatif
Untuk menunjukkan kedewasaan dan rasa hormat kepada orang lain, Anda harus belajar mengendalikan emosi dan menumbuhkan energi positif. (Gambar ilustrasi)
Mengunjungi orang lain dengan sikap negatif dan kebiasaan mengeluh juga merupakan tanda-tanda EQ rendah.
Sebagai tamu, Anda harus memiliki hati yang optimis dan ramah untuk menciptakan suasana yang harmonis. Jika Anda selalu tidak bahagia dan terus-menerus mengeluh, Anda akan membuat tuan rumah merasa tidak nyaman, tidak peduli seberapa dekat persahabatannya, "mendengarnya terlalu sering akhirnya akan membosankan."
Untuk menunjukkan kedewasaan dan rasa hormat kepada orang lain, Anda harus belajar mengendalikan emosi dan menumbuhkan energi positif, atau setidaknya, menghindari penyebaran hal negatif.
Ketika kita menjadi tamu, jika terjadi sesuatu yang tidak beres, kita harus mencoba berempati pada diri sendiri dan menempatkan diri kita pada posisi tuan rumah, memahami kesulitan mereka.
Jangan terlalu larut dalam masalahmu, jangan mengeluh, dan hadapi dengan optimis. Fokuslah pada berbagi hal positif dan menciptakan suasana ceria.
Sumber: https://giadinh.suckhoedoisong.vn/5-thu-nguoi-eq-cao-khong-bao-gio-mang-den-nha-nguoi-khac-nhung-nguoi-eq-thap-lai-hay-mang-172240915174012426.htm








Komentar (0)