Kolesterol tinggi merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Salah satu cara yang baik untuk mengendalikan kolesterol tinggi adalah dengan menghindari makanan yang tinggi lemak tidak sehat. Selain itu, mengonsumsi makanan nabati tertentu juga dapat membantu menurunkan kolesterol.
Mereka yang berisiko mengalami kolesterol tinggi meliputi orang-orang yang kurang aktif, banyak mengonsumsi daging berlemak dan makanan gorengan, merokok, minum alkohol, dan kelompok tertentu lainnya. Kolesterol tinggi tidak hanya meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, tetapi juga stroke, tekanan darah tinggi, penyakit ginjal, dan diabetes tipe 2, menurut situs web kesehatan Verywell Health (AS).
Kedelai dan produk olahan kedelai mengandung fitosterol yang membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Untuk menurunkan kolesterol, pasien dapat mengonsumsi makanan nabati berikut secara teratur:
Bawang bombai
Beberapa bukti penelitian menunjukkan bahwa bawang bombay terbukti dapat menurunkan kolesterol LDL "jahat". Hal ini karena bawang bombay mengandung quercetin. Menurunkan kolesterol LDL juga membantu mencegah pembentukan plak aterosklerotik yang dapat menyumbat pembuluh darah.
Oat
Oat adalah biji-bijian utuh yang sangat kaya akan serat larut. Ketika serat ini masuk ke usus, ia mengikat kolesterol dan kemudian dikeluarkan dari tubuh. Akibatnya, jumlah kolesterol yang diserap ke dalam usus berkurang.
Kacang
Kacang-kacangan seperti lentil, buncis, dan kacang polong adalah makanan yang membantu menurunkan kolesterol darah. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Canadian Medical Association Journal menunjukkan bahwa mengonsumsi 80-100 gram kacang-kacangan per hari selama enam minggu secara konsisten mengurangi kolesterol LDL "jahat" sebesar 5%. Hal ini karena kacang-kacangan mengandung serat dan antioksidan, yang keduanya membantu menurunkan kolesterol.
Kunyit
Kunyit mengandung kurkumin, suatu zat dengan sifat anti-inflamasi yang kuat dan kemampuan untuk menurunkan kolesterol LDL "jahat". Beberapa bukti penelitian menunjukkan bahwa kurkumin tidak hanya mengurangi kolesterol LDL tetapi juga kolesterol total pada orang dengan penyakit jantung koroner.
Masakan yang terbuat dari kedelai
Kedelai dan produk olahan kedelai merupakan sumber fitosterol yang sangat baik. Fitosterol adalah senyawa tumbuhan dengan struktur yang mirip dengan kolesterol dalam tubuh manusia, tetapi tidak diserap oleh tubuh dan justru membantu menurunkan kadar kolesterol darah.
Badam
Kacang almond menawarkan berbagai manfaat kesehatan, mulai dari menstabilkan gula darah dan meningkatkan pencernaan hingga meningkatkan kesehatan tulang dan kulit, melawan kanker, dan menurunkan kolesterol darah. Manfaat-manfaat ini berasal dari kandungan serat dan lemak sehatnya yang tinggi.
Orang bisa mengonsumsi almond atau selai almond, keduanya baik-baik saja. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah almond tinggi kalori, jadi sebaiknya hanya dikonsumsi dalam jumlah sedang, sekitar 20 hingga 23 butir. Mengonsumsi terlalu banyak dapat menyebabkan kelebihan kalori dan penambahan berat badan, menurut Verywell Health .
Sumber: https://thanhnien.vn/6-loai-thuc-vat-giam-cholesterol-nen-an-thuong-xuyen-185250105022708816.htm








Komentar (0)