Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Ancelotti: 'Real belum menunjukkan versi terbaiknya'

VnExpressVnExpress01/05/2024

[iklan_1]

Jerman Menurut pelatih Carlo Ancelotti, Real Madrid tidak bermain dalam kondisi terbaiknya saat bermain imbang 2-2 dengan Bayern di leg pertama semifinal Liga Champions.

"Bayern menunjukkan versi terbaik mereka, tetapi kami belum. Namun, kami punya waktu untuk menunjukkannya minggu depan," ujar pelatih Real Madrid setelah pertandingan di Allianz Arena pada malam 30 April. "Ini hasil yang bagus, tetapi peluang masih terbuka untuk keduanya."

Bayern memulai pertandingan dengan lebih baik, tetapi Real membuka skor ketika Toni Kroos mengoper bola kepada Vinicius, yang berlari dan menaklukkan kiper Manuel Neuer. Di babak kedua, tim tuan rumah memanfaatkan peluang dengan lebih baik dan membalikkan keadaan. Leroy Sane pertama kali menerobos dan melepaskan tembakan ke sudut dekat untuk menyamakan kedudukan 1-1 bagi Bayern. Kemudian Harry Kane mengambil penalti untuk mengubah kedudukan menjadi 2-1 setelah Lucas Vazquez melanggar Jamal Musiala. Namun, Real Madrid masih cukup beruntung untuk terhindar dari kekalahan. Pada menit ke-83, Vinicius mencetak gol penalti untuk menyamakan kedudukan 2-2 setelah bek Kim Min-jae melanggar Rodrygo.

Ancelotti memimpin leg pertama semifinal Liga Champions, di mana Bayern bermain imbang 2-2 dengan Real Madrid pada malam 30 April di Allianz Arena. Foto: Reuters

Ancelotti memimpin leg pertama semifinal Liga Champions, di mana Bayern bermain imbang 2-2 dengan Real Madrid pada malam 30 April di Allianz Arena. Foto: Reuters.

Menurut Ancelotti, Real Madrid tidak bertahan dengan intensitas yang mereka inginkan di babak pertama, memberikan tekanan lebih besar setelah Bayern unggul, tetapi tidak cukup. Ia juga mengakui bahwa Sane memiliki peluang bagus untuk menyamakan kedudukan bagi Bayern, tetapi mengatakan pertahanan Real Madrid melakukan kesalahan dengan membiarkan pemain sayap Bayern tersebut menerobos dan menyelesaikan peluang dengan bebas di kotak penalti.

Kemarin, Vinicius bermain di dalam layaknya pemain nomor 9 sungguhan, tidak melebar seperti sebelumnya, dan berhasil mencetak dua gol. Ia tampil mengesankan dengan pergerakannya menerima umpan terobosan Kroos. "Vinicius telah belajar bergerak tanpa bola dan menyerang di belakang bek. Dia sangat tenang di depan gawang lawan," tambah pelatih Real Madrid tersebut.

Terkait pergantian Kroos di pertengahan babak kedua, Ancelotti menjelaskan bahwa tim membutuhkan energi baru. Ia juga mengatakan bahwa ia menarik Jude Bellingham pada menit ke-75 karena mengalami kram.

Ancelotti berharap bisa mengalahkan Bayern di kandang sendiri di Bernabéu pada leg kedua tanggal 8 Mei. Ia meminta para penggemar untuk terus datang ke stadion untuk menyemangati dan menginspirasi mereka seperti pada kemenangan-kemenangan sebelumnya. "Kami memiliki kesempatan untuk bermain di final lagi. Para penggemar akan membantu kami," tambah Ancelotti.

Sebelum leg kedua semifinal, Real Madrid harus menjamu Cadiz di pekan ke-34 La Liga. Namun, tim Bernabeu tidak perlu menurunkan pemain-pemain inti mereka di laga ini karena mereka unggul 11 ​​poin dari Barca. Mereka hanya perlu memenangkan dua pertandingan lagi dari lima pertandingan terakhir untuk menjuarai La Liga.

Thanh Quy (menurut Marca )


[iklan_2]
Tautan sumber

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Close-up 'monster baja' yang memamerkan kekuatan mereka di A80
Ringkasan latihan A80: Kekuatan Vietnam bersinar di bawah malam ibu kota berusia seribu tahun
Kekacauan lalu lintas di Hanoi setelah hujan lebat, pengemudi meninggalkan mobil di jalan yang banjir
Momen-momen mengesankan dari formasi penerbangan yang bertugas di Upacara Agung A80

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk