Pada tanggal 19 Agustus, Dewan Nasional Argentina untuk Penelitian Ilmiah dan Teknis (CONICET) mengumumkan bahwa para ilmuwannya baru saja menyelesaikan kampanye survei bawah air bersejarah, membantu menemukan sekitar 40 spesies laut baru dan menarik jutaan pemirsa daring.
Menurut seorang reporter VNA di Buenos Aires, kampanye yang disebut "Oasis Bawah Air Ngarai Mar del Plata", dilakukan di kapal penelitian R/V Falkor selama 21 hari.
Kegiatan ini mencatat hampir 18 juta penayangan di jejaring sosial dan menjadi ajang sains dan teknologi terkemuka di Argentina.
Menurut CONICET, tim peneliti menggunakan peralatan oseanografi modern untuk menjelajahi ngarai Mar del Plata, lebih dari 400 km selatan ibu kota Buenos Aires, yang kedalamannya lebih dari 3.500 m dan kaya akan keanekaragaman hayati tetapi sedikit dipelajari.
Patut dicatat, ini adalah pertama kalinya di Argentina ROV SuBastian dikerahkan - kendaraan yang dioperasikan dari jarak jauh yang mampu merekam gambar sangat tajam di bawah air dan mengambil sampel tanpa mengubah lingkungan alam.
Selama perjalanan, para ilmuwan mencatat banyak gambar menarik seperti cumi-cumi bercahaya, lobster merah muda, dan bintang laut. Tim peneliti dari Museum Ilmu Pengetahuan Alam Argentina Bernardino Rivadavia (MACN) dan CONICET mengumpulkan spesimen termasuk anemon laut, teripang, bulu babi, siput laut, karang, dan banyak hewan lain yang belum pernah dideskripsikan.
Daniel Lauretta, ilmuwan utama ekspedisi tersebut, mengatakan kualitas gambar dari ROV SuBastian membantu tim lebih memahami keanekaragaman hayati laut dalam. Ia mengatakan bahwa mengidentifikasi dan mengklasifikasikan spesies baru bisa memakan waktu berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun.
Kampanye ini juga mendapat sambutan positif dan memberikan pengaruh yang kuat di masyarakat, terutama di kalangan anak muda. Ribuan siswa menggambar, membuat video tentang laut, dan mengungkapkan keinginan mereka untuk menjadi ahli biologi kelautan.
Tn. Lauretta menganggap ini sebagai motivasi penting untuk memperluas penelitian di masa mendatang.
Menurut CONICET, hampir setengah wilayah Argentina terletak di bawah Samudra Atlantik dan mengandung banyak sumber daya yang belum ditemukan.
Oleh karena itu, kegiatan survei serupa akan memainkan peran penting dalam penelitian keanekaragaman hayati dan berkontribusi pada perencanaan kebijakan untuk pembangunan berkelanjutan di laut dalam.
Source: https://www.vietnamplus.vn/argentina-chien-dich-khao-sat-duoi-bien-co-tinh-lich-su-mang-lai-nhieu-ket-qua-post1056787.vnp
Komentar (0)