Menurut para ahli nutrisi, memasukkan makanan utuh dengan gula alami seperti buah-buahan ke dalam diet Anda sangatlah baik. Namun, masalah muncul bagi mereka yang mengonsumsi gula lebih dari yang dibutuhkan, terutama mereka yang mencoba menurunkan berat badan.
Mengonsumsi terlalu banyak gula dapat dengan mudah menyebabkan kenaikan berat badan, jerawat, diabetes tipe 2, dan dapat meningkatkan risiko beberapa kondisi kesehatan serius.
Selain kue-kue dan makanan panggang, gula juga ditemukan dalam banyak makanan sehari-hari. Berikut 5 cara mengurangi gula untuk membantu menurunkan berat badan.
1. Konsumsilah makanan yang mengandung gula alami.
Konsumsi gula berlebih merupakan penyebab utama obesitas, diabetes, penyakit kardiovaskular, dan banyak penyakit lainnya.
American Heart Association menyatakan bahwa wanita tidak boleh mengonsumsi lebih dari 100 kalori gula per hari (sekitar 6 sendok teh), dan pria tidak lebih dari 150 kalori (sekitar 9 sendok teh). Satu sendok teh gula setara dengan 4 gram gula.
Tidak semua gula diciptakan sama dalam hal kesehatan. Pedoman tersebut hanya menyebutkan gula tambahan, jenis gula yang ditambahkan selama pemrosesan dan pembuatan kue. Untuk makanan yang mengandung gula alami, seperti buah-buahan dan produk susu, nutrisi bermanfaatnya lebih banyak daripada kandungan gulanya.
Gantilah makanan manis seperti kue, permen, dan es krim dengan makanan yang mengandung gula alami, nutrisi, dan antioksidan, seperti buah-buahan.
2. Kendalikan ukuran porsi.
Makan berlebihan adalah cara pasti untuk menghambat penurunan berat badan karena tidak melacak asupan kalori dapat menyebabkan makan berlebihan.
Terlepas dari apakah sesuatu dianggap sehat atau tidak, terlalu banyak mengonsumsi apa pun bisa berbahaya. Mengontrol porsi makan memungkinkan Anda untuk melacak asupan kalori harian dan meminimalkan makan berlebihan.
3. Berhenti mengonsumsi minuman manis
Minuman manis mengandung banyak gula, jadi Anda sebaiknya menghindari minuman seperti minuman olahraga , soda, dan minuman favorit Anda di kedai kopi. Mulailah dengan membatasi minuman-minuman ini dan beralihlah ke air putih, soda, teh, dan kopi tanpa gula.
4. Bacalah label pada kemasan makanan.
Perhatikan baik-baik daftar bahan pada kemasan makanan sebelum mengonsumsi. Waspadai produk yang mengandung gula dan pilih merek yang tidak mengandung tambahan gula atau hanya sedikit gula.
Anda sebaiknya membaca label makanan untuk mengetahui kandungan gula dalam produk yang Anda pilih.
Menurut American Heart Association, beberapa gula tambahan yang tercantum pada label makanan meliputi gula merah, madu, gula mentah, molase, sirup, jus buah pekat, pemanis jagung, gula invert, dan maltosa. Jadi, pastikan untuk memeriksa label nutrisi pada produk tersebut.
5. Membandingkan jumlah kalori
Fokuslah pada mengonsumsi makanan berkualitas. Bayangkan 500 kalori dari donat berlapis gula dan bandingkan dengan 500 kalori dari makanan utuh yang kaya nutrisi, seperti salad hijau segar dengan telur, alpukat, kacang-kacangan, dan minyak zaitun. Kedua cara mengonsumsi 500 kalori ini pasti akan berdampak berbeda pada kesehatan Anda; tubuh Anda akan memprosesnya secara berbeda.
Donat sebagian besar terdiri dari tambahan gula dan lemak jenuh, yang tidak hanya meningkatkan kadar gula darah tetapi juga gagal memberikan rasa kenyang atau kepuasan, sehingga menyebabkan peningkatan rasa lapar dan keinginan untuk makan. Sementara itu, salad menyediakan banyak nutrisi sehat yang penting bagi tubuh.
Sumber: https://giadinh.suckhoedoisong.vn/ban-da-biet-den-5-cach-cat-giam-duong-de-giam-can-nhanh-hon-17224101408231882.htm







Komentar (0)