![]() |
Yamal belum mampu memberikan dampak berarti dalam pertandingan-pertandingan besar musim ini. |
Pada dini hari tanggal 13 Februari, kekalahan Barcelona 0-4 dari Atletico Madrid di leg pertama semifinal Copa del Rey sekali lagi memperlihatkan kenyataan pahit bagi Lamine Yamal. Pemain muda berbakat berusia 18 tahun itu belum mencetak gol atau memberikan assist dalam pertandingan besar apa pun musim ini.
Sebelumnya, Yamal selalu tampil buruk saat menghadapi Real Madrid (baik di La Liga maupun Piala Super Spanyol), PSG, atau Chelsea. Bahkan dalam kemenangan 3-1 melawan Atletico Madrid di La Liga pada bulan Desember, Yamal tidak mampu membuat perbedaan meskipun bermain hingga menit ke-88. Kegagalan mencetak gol berulang kali dalam pertandingan-pertandingan penting ini menjadi titik terendah di tengah apa yang diharapkan menjadi titik balik baginya.
Faktanya, di Stadion Metropolitano, Yamal bermain sangat aktif. Ia menciptakan 3 umpan kunci, menyelesaikan 6 dari 12 dribel sukses, memenangkan 13 dari 20 duel, dan merebut bola kembali sebanyak 6 kali. Namun, Yamal kurang efektif dalam penyelesaian akhir.
Yamal sendiri juga menjadi sasaran ejekan pelatih Diego Simeone. Ketika Ademola Lookman mencetak gol untuk menjadikan skor 3-0, pelatih asal Argentina itu menoleh ke arah Yamal dan mengangkat tiga jari sebagai isyarat yang sugestif. Ia bahkan berlari di sepanjang pinggir lapangan sambil merayakan gol tersebut dengan gembira.
Musim ini, Yamal telah mencetak 15 gol dan memberikan 13 assist dalam 31 penampilan di semua kompetisi. Ini bukan catatan yang buruk dibandingkan musim lalu (18 gol, 25 assist). Namun, Yamal jelas perlu meningkatkan performanya di pertandingan-pertandingan penting jika ingin membantu Barcelona meraih kesuksesan di musim ini.
Sumber: https://znews.vn/bao-dong-cho-yamal-post1627762.html








Komentar (0)