Pada tanggal 7 Januari 2025, Wilayah Angkatan Laut ke-4 akan mendapat kehormatan dianugerahi gelar bergengsi Pahlawan Angkatan Bersenjata Rakyat oleh Presiden Vietnam. Ini bukan hanya pengakuan atas kontribusi besar unit tersebut selama hampir 50 tahun terakhir, tetapi juga penegasan kuat atas tekadnya untuk melindungi kedaulatan suci laut dan pulau-pulau negara.
Perjalanan hampir 50 tahun untuk kedaulatan maritim.
Dibentuk segera setelah reunifikasi negara pada 26 Oktober 1975, Wilayah Angkatan Laut ke-4 bertugas mengelola wilayah laut yang luas dari Cu Lao Xanh (Binh Dinh) hingga Mui Ba Kiem ( Binh Thuan ), termasuk 21 pulau di kepulauan Truong Sa.
Dengan lokasinya yang strategis dan penting dari segi ekonomi, politik , dan pertahanan nasional, wilayah laut ini selalu dianggap suci dan integral bagi Tanah Air oleh para perwira dan prajurit Wilayah 4.
Selama hampir 50 tahun pembangunan dan pertumbuhan, generasi perwira dan prajurit Wilayah 4 terus berjuang, mengatasi segala kesulitan dan rintangan untuk dengan teguh melindungi setiap jengkal laut dan pulau-pulau tanah air kita.
Unit ini telah meraih banyak prestasi luar biasa, mulai dari mempertahankan kedaulatan Kepulauan Spratly hingga menyelesaikan misi internasional di Kamboja, menangani situasi kompleks di Laut Cina Selatan secara efektif, dan berhasil melaksanakan tugas-tugas penting pertahanan dan keamanan nasional.
Tonggak sejarah emas
Di tengah perkembangan kompleks di Laut China Selatan, Wilayah Angkatan Laut ke-4 secara konsisten mempertahankan tingkat kesiapan tempur yang tinggi, melakukan pengintaian dan pengamatan, dengan cepat mendeteksi dan menangani jutaan target di laut, serta berkontribusi dalam menjaga kedaulatan nasional dan lingkungan yang damai untuk pembangunan nasional.
Selain memenuhi tugas pertahanan nasionalnya, Wilayah 4 juga merupakan pendukung kuat bagi para nelayan. Selama 10 tahun terakhir, unit ini telah menyelamatkan lebih dari 6.000 nelayan dan membantu hampir 200 kapal penangkap ikan yang mengalami kesulitan, menegaskan peran "prajurit Paman Ho" di tengah samudra.
Pada saat yang sama, program-program seperti "Angkatan Laut sebagai pendukung nelayan yang melaut," "Penghijauan Truong Sa," dan gerakan "Seluruh negeri untuk Truong Sa, Truong Sa untuk seluruh negeri" telah berkontribusi dalam menciptakan ikatan yang mendalam antara militer dan rakyat, membangun distrik pulau Truong Sa menjadi tempat yang semakin kuat dan makmur.
Memperluas cakupan diplomasi pertahanan.
Wilayah Angkatan Laut ke-4 juga merupakan sorotan dalam diplomasi pertahanan. Partisipasinya dalam pertukaran internasional, latihan, dan parade di Rusia, Tiongkok, India, Jepang, dan negara-negara lain telah meninggalkan kesan positif, meningkatkan kedudukan Angkatan Laut Rakyat Vietnam di panggung internasional.
Prestasi-prestasi ini tidak hanya melindungi kedaulatan kita sejak dini dan dari jarak jauh, tetapi juga memperdalam persahabatan dengan teman-teman internasional.
Gelar yang memang pantas didapatkan.
Gelar Pahlawan Angkatan Bersenjata Rakyat adalah pengakuan yang pantas atas upaya luar biasa dari Wilayah Angkatan Laut ke-4. Gelar ini juga merupakan sumber kebanggaan dan motivasi bagi para perwira dan prajurit untuk terus setia sepenuhnya kepada Partai, Tanah Air, dan rakyat, mengatasi semua tantangan dan menjaga setiap jengkal pulau dan laut tanah air kita.
Di tengah situasi yang kompleks di Laut Cina Selatan, Wilayah Angkatan Laut ke-4 berkomitmen untuk terus menjunjung tinggi tradisi kepahlawanannya, berinovasi, memodernisasi, dan siap bertempur serta berkorban demi tujuan utama: melindungi kedaulatan maritim suci Vietnam dengan teguh.
Gelar bergengsi ini merupakan puncak dari keberanian, kecerdasan, dan tekad yang tak tergoyahkan dari sebuah kelompok yang tangguh, yang melanjutkan kebanggaan nasional dan aspirasi untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di Laut Cina Selatan. Wilayah Angkatan Laut ke-4 akan selamanya menjadi simbol kepahlawanan di lautan Tanah Air kita.
Sumber: https://baodaknong.vn/vung-4-hai-quan-bieu-tuong-anh-hung-บน-bien-dong-238151.html







Komentar (0)