
Setiap tahun, menjelang Tết (Tahun Baru Imlek), keluarga Bapak Nguyen Van Tiep di komune Hong Quang menjadi ramai dan meriah. Kedua anaknya bekerja jauh dari rumah. Namun, tradisi reuni keluarga dan makan malam Tahun Baru telah dipertahankan oleh keluarganya selama bertahun-tahun. Bapak Tiep berkata: "Anak-anak saya bekerja jauh dari rumah, dan selain acara keluarga penting, kami jarang mengadakan pertemuan keluarga besar. Namun, pada hari ke-30 Tahun Baru Imlek, meskipun jadwal mereka sibuk, mereka selalu pulang untuk mengunjungi makam leluhur dan makan malam Tahun Baru bersama keluarga. Melihat anak-anak dan cucu-cucu saya bahagia dan sehat membuat makan malam reuni menjadi lebih bermakna." Seperti keluarga Bapak Tiep, Bapak Tran Danh Tuyen di Hanoi juga telah kembali ke kampung halamannya selama bertahun-tahun untuk merayakan Tahun Baru bersama keluarganya. Pak Tuyen berbagi: "Orang tua saya sudah tiada, dan hanya kuil leluhur yang tersisa di kampung halaman saya. Tetapi selain peringatan kematian mereka, saya selalu pulang kampung di akhir tahun untuk mengadakan makan malam Tahun Baru keluarga." Untuk memastikan hidangan yang layak, saya sebelumnya telah mempercayakan belanja kepada anak-anak dan cucu-cucu saya. Ini bukan hanya hidangan yang memperkuat ikatan keluarga, tetapi juga kesempatan untuk mendidik anak-anak dan cucu-cucu saya untuk selalu mengingat tradisi leluhur mereka, sehingga mereka akan selalu sadar untuk mempromosikan dan melestarikan tradisi indah bangsa kita.
Lebih dari sekadar makan bersama keluarga, dalam beberapa tahun terakhir, perayaan akhir tahun telah menjadi kegiatan yang tak terpisahkan di instansi, bisnis, dan kawasan perumahan di penghujung tahun. Ini bukan hanya waktu untuk berkumpul dan reuni; ini juga merupakan waktu makan yang memperkuat persahabatan di antara rekan kerja dan tetangga. Bapak Tran Van Hung, dari lingkungan An Thuong, kelurahan Pho Hien, mengatakan: "Dalam beberapa tahun terakhir, saya telah melihat banyak lingkungan menyelenggarakan perayaan akhir tahun. Di lingkungan saya, pada awal Desember menurut kalender lunar, kami mengumpulkan uang untuk membeli bendera, lampion, dan lampu LED untuk menghias seluruh lingkungan guna menyambut tahun baru. Makan malam akhir tahun biasanya diadakan pada akhir pekan menjelang Tet (Tahun Baru Imlek). Di sekitar meja, cerita-cerita dibagikan dan dikenang. Orang-orang berbagi perbuatan baik terkait keamanan dan ketertiban, kebersihan lingkungan, dll., dan membahas serta memberikan saran untuk pengembangan lingkungan." Sebagai seseorang yang tinggal jauh dari rumah di lingkungan ini, makan malam Tahun Baru membantu saya merasa lebih dekat dengan tetangga, memberi saya rasa akrab seolah-olah saya berada di kampung halaman saya sendiri. Itulah mengapa saya ikut serta dalam perayaan Tahun Baru di lingkungan ini setiap tahun.
Perayaan akhir tahun benar-benar menjadi acara meriah di setiap instansi, bisnis, dan kawasan perumahan. Tergantung pada kondisi masing-masing instansi, bisnis, atau kawasan perumahan, perayaan akhir tahun diselenggarakan dengan cara yang berbeda. Di kawasan perumahan, setiap keluarga berkontribusi secara finansial untuk acara tersebut. Di instansi dan bisnis, sebagian besar katering diatur oleh serikat pekerja atau departemen administrasi; beberapa bisnis bahkan memelihara babi dan ayam sendiri untuk pesta Tahun Baru dan memberikan kue ketan (bánh chưng) kepada karyawan dan pekerja. Pada pesta akhir tahun, meskipun hidangannya mungkin tidak mewah, namun dipenuhi dengan kehangatan dan kebersamaan. Ini adalah makan malam dengan tawa dan nyanyian paling meriah sepanjang tahun.
Kesibukan hidup saat ini mungkin telah mengurangi banyak nilai tradisional, tetapi di hati setiap orang, makan malam Tahun Baru tetap menjadi momen sakral. Ini bukan hanya makan malam terakhir tahun ini; yang lebih penting, ini adalah makan malam reuni, makan malam yang memperkuat ikatan dan memotivasi setiap orang untuk berjuang meraih kesuksesan di tahun baru.
Sumber: https://baohungyen.vn/bua-com-tat-nien-3191567.html







Komentar (0)