Ia berkata: Dedikasi, profesionalisme dan keramahan staf yang bekerja di urusan luar negeri rakyat di Persatuan Organisasi Persahabatan Vietnam meninggalkan banyak kesan mendalam bagi saya.
Menurut Ibu Vu Thuc Hue: Pada tahun 1968, beliau memulai perjalanan keterikatannya dengan rakyat Vietnam. Saat itu, Vietnam sedang berada dalam periode perang perlawanan yang adil untuk melindungi keutuhan wilayah negara. Pemerintah Tiongkok mendukung rakyat Vietnam dengan berbagai cara. Salah satu proyek penting adalah pembangunan Rumah Sakit Nam Khe Son di Guilin, Guangxi (Tiongkok) untuk merawat tentara Vietnam yang terluka.
Rumah sakit ini didirikan dengan partisipasi 278 staf medis dari rumah sakit besar di Beijing, di bawah arahan Perdana Menteri Zhou Enlai. Vu Thuc Hue, yang saat itu berusia 20 tahun, adalah salah satu staf muda yang dimobilisasi untuk berpartisipasi.
Ibu Vu Thuc Hue dan suaminya mengambil foto kenang-kenangan di depan Mausoleum Presiden Ho Chi Minh selama kunjungan mereka ke Vietnam pada bulan Mei 2024. |
Beliau berkata: "Selama 8 tahun, Rumah Sakit Nam Khe Son telah merawat 5.432 tentara Vietnam yang terluka, melakukan 2.576 operasi, dan mendonorkan 779.220 ml darah kepada tentara Vietnam yang terluka. Saya sendiri telah mendonorkan lebih dari 1.000 ml darah secara sukarela."
Kami bukan hanya dokter, tetapi juga sahabat dan kerabat bagi para prajurit Vietnam yang terluka dan sakit. Mereka mengajari kami bahasa Vietnam, menyanyikan lagu-lagu kebangsaan kami, dan menceritakan kisah-kisah dari medan perang. Melalui itu, kami memahami dan mempelajari ketangguhan, keberanian, ketekunan, dan semangat belajar rakyat Vietnam. Persahabatan persaudaraan antara Tiongkok dan Vietnam sungguh telah ditempa dengan darah, keringat, dan semangat muda.
Pada tanggal 23 Oktober 2018, saya berkesempatan untuk berbincang dengan Persatuan Organisasi Persahabatan Vietnam (VoVoU) saat menghadiri peringatan 50 tahun berdirinya Rumah Sakit Nam Khe Son. Ibu Tran Thi Xuan Oanh, Kepala Departemen Asia-Afrika (unit di bawah VoVoU), menyampaikan apresiasinya atas kontribusi kami.
Pada tanggal 28 Juni 2023, dalam rangka kunjungan resmi ke Tiongkok, Perdana Menteri Pham Minh Chinh mengadakan pertemuan dengan tokoh-tokoh persahabatan Tiongkok—sahabat yang telah membantu Vietnam dalam dua perang perlawanan serta dalam pembangunan nasional. Saya diundang untuk berpartisipasi dan melaporkan secara langsung kegiatan Rumah Sakit Nam Khe Son serta kasih sayang yang mendalam dari para dokter dan perawat kepada tentara Vietnam yang terluka. Perdana Menteri menyampaikan rasa simpatinya dan meminta kami untuk berkoordinasi dengan Persatuan Organisasi Persahabatan Vietnam (Voice Union of Friendship Organizations) guna menyebarkan kisah-kisah ini kepada generasi muda.
Ibu Vu Thuc Hue (ketiga dari kanan, baris depan) berfoto kenang-kenangan bersama Perdana Menteri Pham Minh Chinh dan pejabat tinggi persahabatan Tiongkok pada tanggal 28 Juni 2023. |
Pada bulan Mei 2024, saya dan keluarga merasa terhormat diundang untuk menghadiri peringatan 70 tahun kemenangan Dien Bien Phu. Kunjungan 10 hari yang diselenggarakan oleh Persatuan Organisasi Persahabatan Vietnam ini memberikan saya pengalaman yang tak terlupakan. Saya tidak hanya belajar tentang sejarah heroik rakyat Vietnam, tetapi juga merasakan perkembangan negara yang kuat dan makmur saat ini. Para pejabat Persatuan Organisasi Persahabatan Vietnam mendampingi dan merawat setiap anggota delegasi dengan baik, serta menjelaskan setiap kisah sejarah secara rinci.
Ibu Vu Thuc Hue (ke-4 dari kiri, baris depan) bernyanyi bersama Delegasi Persahabatan Tiongkok dan pejabat Vietnam pada resepsi penyambutan Delegasi Komando Daerah Militer ke-7 pada tanggal 13 Mei 2024. |
Momen penting lainnya adalah pertemuan dengan perwakilan tokoh persahabatan Tiongkok di Guangzhou pada 18 Agustus 2024. Di sana, saya mendapat kehormatan bertemu dengan Sekretaris Jenderal dan Presiden To Lam. Beliau mendengarkan penjelasan saya dan menjabat tangan saya untuk mengucapkan selamat tinggal.
Menurut Ibu Vu Thuc Hue, "Tim yang bekerja di bidang urusan luar negeri adalah jembatan yang menghubungkan persahabatan Vietnam-Tiongkok. Hubungan tersebut berawal dari kecintaan terhadap negara, kecintaan terhadap rakyat, dan merupakan tanggung jawab generasi mendatang dalam mewarisi dan memajukan persahabatan tradisional kedua negara yang telah terjalin lama."
Komentar (0)