Komite Rakyat Kota Can Tho baru saja mengeluarkan Keputusan Nomor 54/2026/QD-UBND yang menetapkan desentralisasi kewenangan kepada Ketua Komite Rakyat tingkat kecamatan dan desa untuk melaksanakan sejumlah tugas di bidang pertanahan di kota tersebut. Hal ini dianggap sebagai langkah penting untuk mengkonkretkan kebijakan desentralisasi dan pendelegasian kekuasaan sesuai dengan model pemerintahan daerah dua tingkat, sekaligus mengatasi kesulitan dan hambatan dalam pelaksanaan Undang-Undang Pertanahan.
Berdasarkan Keputusan tersebut, Ketua Komite Rakyat Kota Can Tho di tingkat kecamatan akan ditugaskan untuk melaksanakan serangkaian tugas penting terkait pengadaan lahan, kompensasi, dukungan, relokasi, alokasi lahan, penyewaan lahan, izin perubahan tujuan penggunaan lahan, pengakuan hak penggunaan lahan, perpanjangan waktu penggunaan lahan, dan persetujuan rencana penggunaan lahan sesuai dengan hukum.

Can Tho telah mendesentralisasikan kewenangan pengelolaan lahan ke tingkat komune dan kelurahan, yang berkontribusi pada peningkatan efisiensi pengelolaan dan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat di tingkat akar rumput. Foto: Le Hoang Vu.
Dalam bidang pengadaan lahan, Ketua Komite Rakyat di tingkat kecamatan/kelurahan memiliki kewenangan untuk memutuskan pengadaan lahan dalam banyak kasus sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pertanahan; menerbitkan pemberitahuan pengadaan lahan; memutuskan inventarisasi wajib; membentuk dewan kompensasi, dukungan, dan relokasi; menyetujui rencana kompensasi, dukungan, dan relokasi; dan sekaligus melaksanakan keputusan paksa jika diperlukan sebagaimana diatur dalam undang-undang.
Mengenai alokasi lahan, penyewaan lahan, dan konversi penggunaan lahan, pemerintah tingkat kecamatan berwenang untuk memutuskan alokasi dan penyewaan lahan kepada individu dan masyarakat; mengalokasikan lahan untuk pemukiman kembali; dan mengizinkan konversi penggunaan lahan dalam berbagai kasus di wilayah yurisdiksi mereka. Ketua Komite Rakyat di tingkat kecamatan/kelurahan juga berwenang untuk memutuskan lelang hak penggunaan lahan, menyetujui harga awal, dan mengakui penawaran pemenang untuk entitas dalam wewenang yang didelegasikan kepadanya.
Selain itu, Keputusan tersebut juga mendelegasikan kepada Ketua Komite Rakyat di tingkat kecamatan dan desa wewenang untuk melaksanakan tugas-tugas yang berkaitan dengan penyesuaian jangka waktu penggunaan lahan, perpanjangan penggunaan lahan, perubahan bentuk penggunaan lahan, pengakuan hak penggunaan lahan, dan persetujuan berbagai rencana penggunaan lahan untuk lahan pertanian , lahan penanaman padi, dan lahan serbaguna.
Menurut Komite Rakyat Kota Can Tho, desentralisasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa dokumen dan prosedur terkait tanah diproses dengan cepat dan sesuai dengan realitas lokal, mengurangi tekanan pada tingkat kota, sekaligus menciptakan kondisi yang lebih menguntungkan bagi masyarakat dan bisnis ketika menjalankan hak-hak mereka terkait tanah.
Keputusan tersebut juga secara jelas menetapkan tanggung jawab Ketua Komite Rakyat di tingkat kecamatan dan desa dalam mengorganisir pelaksanaan sesuai dengan hukum, dan bertanggung jawab kepada Komite Rakyat Kota dan hukum atas tugas-tugas yang didelegasikan. Secara khusus, kepala kecamatan tidak diperbolehkan untuk mendelegasikan lebih lanjut tugas-tugas yang telah diberikan kepada mereka.
Dinas Pertanian dan Lingkungan Hidup Kota Can Tho bertugas memantau dan mengumpulkan segala kesulitan dan kendala yang muncul selama proses pelaksanaan agar dapat memberikan saran kepada Komite Rakyat Kota mengenai penyesuaian yang tepat.
Menurut penilaian lembaga-lembaga khusus, desentralisasi di sektor pertanahan akan berkontribusi pada peningkatan efektivitas dan efisiensi manajemen negara, sekaligus memenuhi persyaratan reformasi administrasi dan melayani masyarakat dengan lebih baik di era baru.
Sumber: https://nongnghiepmoitruong.vn/can-tho-cap-tham-quyen-ve-dat-dai-cho-cap-xa-phuong-d814191.html








Komentar (0)