Menurut koresponden Kantor Berita Vietnam di Ottawa, pada tanggal 28 Mei, di hadapan sejumlah besar pemimpin bisnis pertahanan dan keamanan, Perdana Menteri Mark Carney mengumumkan bahwa Kanada telah memulai negosiasi untuk membeli GlobalEye, sebuah sistem pengawasan udara canggih yang dikembangkan di Swedia, yang menggunakan pesawat jet buatan Kanada.
GlobalEye adalah sistem peringatan dini dan kendali udara (AEW&C) yang dikembangkan oleh perusahaan pertahanan dan keamanan Swedia, Saab. Sistem radar ini terintegrasi ke dalam pesawat Bombardier Global 6500, mengubah jet komersial tersebut menjadi pesawat pengawasan canggih.
Pemerintah federal sedang menegosiasikan perjanjian yang memperkirakan setidaknya sepertiga dari pesawat GlobalEye akan diproduksi di Kanada selama 15 tahun ke depan.
Setelah kontrak ditandatangani, Bombardier dapat memproduksi setidaknya 40 pesawat di pabriknya di Montreal dan Toronto. Angka yang diproyeksikan ini juga mencakup pesanan dari sekutu Kanada.
Micael Johannson, CEO Saab, mengatakan ini adalah proyek besar, yang sebagian akan dibangun di Kanada. Perusahaannya ingin segera menjalin kemitraan industri dengan Bombardier dan mitra lainnya untuk membangun pusat di Kanada guna mendukung percepatan yang diperlukan untuk GlobalEye.
Dalam siaran pers, pemerintah Kanada menyatakan bahwa perjanjian tersebut berpotensi mendukung lebih dari 3.000 lapangan kerja di industri kedirgantaraan dan pertahanan Kanada, mulai dari pekerjaan dengan keterampilan tinggi hingga teknik dan teknologi informasi.
Setelah dibangun, GlobalEye juga akan menjadi bagian penting dalam meningkatkan keamanan Amerika Utara dengan mendeteksi dan mencegah ancaman di Arktik.
Langkah Ottawa ini jelas menunjukkan upaya untuk mengurangi ketergantungannya pada Amerika Serikat. Dengan memilih untuk bernegosiasi dengan Saab, Kanada praktis menutup pintu sepenuhnya terhadap rencananya untuk membeli pesawat pengintai Boeing E-7A Wedgetail dari AS, sebuah opsi yang juga dipertimbangkan oleh militer.
Media Eropa baru-baru ini melaporkan bahwa Badan Dukungan dan Pengadaan Nasional NATO (NSPA) telah memilih usaha patungan Saab-Bombardier GlobalEye untuk menggantikan armada pesawat Boeing E-3A Sentry yang sudah tua berjumlah 14 unit. Negara-negara lain seperti Prancis, Jerman, Denmark, dan Finlandia juga tertarik untuk membeli pesawat radar khusus ini.
Sumber: https://www.vietnamplus.vn/canada-quay-lung-with-my-trong-thuong-vu-mua-sam-quoc-phong-lon-post1113346.vnp







Komentar (0)