Situs web phishing tidak hanya menyalin antarmuka untuk menipu pengguna tetapi juga menyebarkan kode berbahaya, yang berpotensi menyebabkan pencurian data pribadi dan uang di rekening bank.
Menurut Departemen Teknologi Informasi (SBV), melalui pemantauan keamanan jaringan, pihak berwenang telah menemukan setidaknya dua domain palsu: https://sbvhn[.]com dan https://state-bank[.]vercel[.]app. Situs-situs ini memikat pengguna untuk mengunduh berkas instalasi aplikasi dalam format ".apk" —yang awalnya untuk sistem operasi Android — namun mengandung kode berbahaya di dalamnya. Saat terpasang di perangkat, kode berbahaya tersebut dapat menerobos lapisan keamanan, mengakses data pribadi, rekening bank, dan melakukan transaksi penipuan ke aset yang sesuai.
(Ilustrasi)
Bank Negara menegaskan bahwa portal informasi elektronik resmi dan satu-satunya dari lembaga ini adalah di: https://sbv.gov.vn . Pengguna dilarang mengakses atau memberikan informasi pribadi di situs web yang menunjukkan tanda-tanda penipuan, dan hanya boleh mengunduh aplikasi dari toko resmi seperti Apple App Store (iOS) dan Google Play Store (Android).
Kementerian Teknologi Informasi juga meminta instansi, unit, dan bank umum untuk meningkatkan sosialisasi kepada karyawan dan nasabah guna mengidentifikasi bentuk-bentuk penipuan baru. Jika menemukan situs web yang diduga mengatasnamakan Bank Negara, harap segera melaporkannya kepada Kementerian Teknologi Informasi melalui nomor telepon 0848595983 atau email [email protected] agar dapat segera ditangani.
Faktanya, penipuan dengan menyamar sebagai bank bukanlah hal baru, melainkan semakin canggih. Tak hanya Techcombank dan Vietcombank, banyak lembaga kredit lain juga telah memanfaatkan merek mereka untuk menyebarkan tautan palsu dan mencuri informasi nasabah. Trik yang sering dilakukan adalah dengan menyamar sebagai karyawan bank, mengirimkan dokumen dengan stempel dan tanda tangan palsu, atau memberikan alasan seperti pengembalian iuran tahunan atau perpanjangan kartu kredit, yang dengan demikian mengelabui pengguna agar mengakses tautan berbahaya.
Bank telah berulang kali mengimbau nasabah untuk tidak mengeklik tautan yang tidak dikenal, tidak memberikan informasi kartu, rekening, dan data pribadi melalui situs web yang tidak dikenal. Satu tindakan ceroboh saja dapat menyebabkan nasabah kehilangan uang secara tidak adil akibat kejahatan teknologi canggih.
Source: https://doanhnghiepvn.vn/kinh-te/canh-bao-nong-tu-ngan-hang-nha-nuoc-xuat-hien-website-gia-mao-chua-ma-doc-danh-cap-tien/20250818055007620
Komentar (0)