Taser adalah salah satu senjata yang diberikan kepada polisi Australia.
Menurut perwakilan kepolisian New South Wales, Peter Cotter, Claire Nolan terkena sengatan Taser dari seorang petugas polisi yang memiliki pengalaman 12 tahun, seperti yang dilaporkan AFP pada 19 Mei.
Insiden itu terjadi pada tanggal 17 Mei, ketika dua petugas polisi tiba di panti jompo Yallambee Lodge di Cooma (bagian selatan New South Wales) setelah menerima laporan bahwa Ny. Nolan telah mengambil pisau dari dapur.
Ibu Nolan menderita demensia, memiliki tinggi 1,57 meter, berat 43 kg, dan disukai oleh semua orang di panti jompo tersebut.
Pak Cotter mengatakan bahwa kedua petugas tersebut bernegosiasi dengan wanita lanjut usia itu selama beberapa menit dan menggunakan Taser untuk menundukkannya ketika dia mendekati mereka.
"Saat disetrum, dia sedang berjalan menuju polisi. Namun, perlu dicatat bahwa dia berjalan sangat lambat. Dia menggunakan alat bantu jalan, tetapi dia memegang pisau," kata Bapak Cotter. Akibatnya, dia jatuh ke belakang dan kepalanya membentur tanah.
"Kami sangat prihatin dengan apa yang terjadi hari itu. Dan itulah mengapa kami telah meluncurkan penyelidikan," menurut perwakilan polisi.
Wanita lanjut usia itu menderita luka serius akibat kepalanya terbentur tanah dan saat ini berada dalam kondisi sadar dan tidak sadar bergantian.
Butuh waktu sehari bagi polisi Australia untuk mengkonfirmasi penggunaan Taser terhadap seorang lansia. Polisi belum merilis rekaman video konfrontasi di panti jompo tersebut.
Pada tahun 2008, Ibu Nolan menjadi pusat perhatian berita di Australia setelah ia melakukan terjun payung untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-80.
Tautan sumber








Komentar (0)