Pelatih Van Persie mengalami kekalahan comeback yang luar biasa bersama Feyenoord. |
Pada dini hari tanggal 12 Mei, dalam pertandingan putaran ke-32 Kejuaraan Nasional Belanda, Feyenoord menjamu PSV dalam pertandingan penting untuk perebutan gelar juara dan kualifikasi ke Liga Champions musim depan.
Sebelum putaran ini, PSV (peringkat kedua) tertinggal 4 poin dari Ajax (pemimpin klasemen), dengan hanya tersisa 3 putaran. Jika Feyenoord (peringkat ketiga, tertinggal 5 poin dari PSV) menang dan Ajax mengalahkan NEC di kandang pada hari yang sama, tim Amsterdam akan memenangkan gelar liga Belanda ke-37 mereka. Pada saat yang sama, Feyenoord juga dapat menghidupkan kembali harapan mereka untuk mengamankan tempat langsung di babak kualifikasi Liga Champions musim depan.
Pertandingan di Rotterdam dimulai dengan cepat, Feyenoord unggul di menit kelima. Igor Paixao menerima umpan dari kiper Timon Wellenreuther dan dengan terampil melambungkan bola melewati Walter Benitez untuk membuka skor. Hanya lima menit kemudian, bek muda Givairo Read menggandakan keunggulan Feyenoord setelah kombinasi cepat di sayap kanan.
PSV kesulitan menghadapi kekuatan Feyenoord di awal pertandingan. Tim tamu menghadapi kesulitan dan tertinggal dua gol saat jeda. Namun, di awal babak kedua, Ivan Perisic memanfaatkan kesalahan pertahanan Feyenoord untuk memperkecil selisih menjadi 1-2.
Feyenoord praktis tidak menciptakan peluang berarti di babak kedua. PSV memanfaatkan peluang mereka dan menyamakan kedudukan pada menit ke-73, ketika Noa Lang melepaskan tembakan menentukan ke sudut dekat gawang, membuat skor kembali imbang.
Pada menit ke-90, Feyenoord bermain dengan 10 pemain setelah Givairo Read menerima kartu merah. Tim tuan rumah menghadapi tantangan besar di waktu tambahan.
PSV menciptakan keajaiban pada menit ke-90+10 waktu tambahan, ketika Noa Lang menyelesaikan umpan silang dari Mauro Junior untuk memastikan kemenangan mendebarkan 3-2.
Van Persie jelas menunjukkan kekecewaannya setelah kekalahan comeback yang luar biasa melawan Feyenoord. |
Kemenangan di Rotterdam mengamankan tempat bagi PSV di babak kualifikasi Liga Champions UEFA musim depan, sekaligus mencegah Ajax memenangkan Eredivisie.
Dalam pertandingan lain yang dimainkan pada waktu yang sama, Ajax secara tak terduga kalah 0-3 dari NEC di kandang sendiri. PSV kini hanya tertinggal satu poin dari Ajax, dengan dua putaran tersisa di musim ini.
Bagi Feyenoord, kekalahan di menit ke-90+10 waktu tambahan benar-benar pahit, terutama mengingat mereka unggul 2-0 di babak pertama. Kekalahan ini menghancurkan harapan klub untuk mengamankan kualifikasi langsung ke babak kualifikasi Liga Champions musim depan, karena mereka sekarang tertinggal 8 poin dari PSV (peringkat kedua).
Pertandingan ini memperlihatkan kehebatan PSV di bawah kepemimpinan Peter Bosz, karena sang pelatih melakukan banyak penyesuaian taktis. Sebaliknya, Van Persie dengan jelas menunjukkan kurangnya pengalamannya dalam hal strategi dan perubahan pemain.
Saat ini Feyenoord hanya unggul satu poin dari Utrecht yang berada di posisi keempat. Perebutan tempat play-off Liga Champions di liga Belanda tetap sangat menarik. Van Persie harus mengerahkan banyak usaha di dua putaran terakhir.
Sumber: https://znews.vn/cay-dang-cho-hlv-van-persie-post1552623.html








Komentar (0)