Hingga sore hari tanggal 10 Januari, "Sister-in-Law" telah meraup pendapatan sebesar 100 miliar VND (menurut Box Office Vietnam). Disutradarai oleh Khuong Ngoc dan ditulis oleh duo penulis skenario Kim dan ToTo Chan, film ini telah memberikan kontribusi signifikan dalam menciptakan karya khas Vietnam, mewujudkan esensi keluarga dan budaya Vietnam, serta mampu menyentuh emosi penonton secara mendalam.
Hong Dao dan Viet Huong dalam film "Kakak Ipar"
Meskipun alur ceritanya mungkin tidak inovatif—dinamika hubungan ipar perempuan/laki-laki—" The Sister-in- Law" ditangani dengan baik, mempertahankan tempo yang stabil dari awal hingga akhir. Setiap karakter berkembang sepanjang film, tercermin dalam dialog dan perilaku mereka di setiap situasi yang disajikan.
Film "Sister-in- Law" secara efektif mengeksplorasi aspek psikologis karakter perempuan di dalamnya, memberikan kesempatan kepada Viet Huong (sebagai Hai Nhi), Hong Dao (Ba Ky), Dinh Y Nhung (Tu Anh), Le Khanh (Nam Thu), dan Ngoc Trinh (Ut Nhu) untuk bersinar melalui penampilan individu mereka.
Viet Huong dan Ngoc Trinh dalam film tersebut
Alur cerita film ini berkisar pada kisah kehancuran dan rekonsiliasi, yang terangkum dalam latar sebuah rumah leluhur tua yang runtuh setelah badai. Rumah itu juga berfungsi sebagai rekonstruksi kenangan, konflik, dan luka yang telah lama terpendam di antara anggota keluarga, yang pada akhirnya membawa mereka kembali satu sama lain melalui cinta dan ikatan keluarga.
Kesuksesan film "Sister-in-law" menunjukkan bahwa penonton Vietnam menerima film-film berkualitas dengan naskah yang bermutu dan akting yang bagus dari para aktor berbakat.
Sumber: https://thanhnien.vn/chi-dau-can-moc-100-ti-dong-doanh-thu-18525011016485232.htm






Komentar (0)