TPO – Dalam Ujian Kelulusan SMA 2024, Dak Lak memiliki 524 peserta yang dibebaskan dari ujian. Dari jumlah tersebut, 552 siswa mengambil mata pelajaran Bahasa Asing.
Menurut statistik dari Departemen Pendidikan dan Pelatihan (DET) provinsi Dak Lak, dalam Ujian Kelulusan Sekolah Menengah Atas tahun 2024, Dak Lak memiliki 524 kandidat yang dibebaskan dari ujian.
Di antara mereka, terdapat dua kandidat yang dibebaskan dari semua ujian dalam proses pengakuan kelulusan, yaitu Ngo Van Truong Phuc dan Doan Minh Nhat (SMA Berbakat Nguyen Du). Keduanya tergabung dalam Tim Nasional yang berlaga di Olimpiade Internasional 2024.
Sebanyak 522 kandidat sisanya dibebaskan dari ujian Bahasa Asing pada ujian kelulusan (meningkat 215 siswa dibandingkan tahun 2023). Para siswa ini sudah memiliki sertifikat bahasa asing: Bahasa Inggris (IELTS), Bahasa Mandarin (HSK level 3), dan Bahasa Prancis (DELF B1).
Berdasarkan peraturan Kementerian Pendidikan dan Pelatihan , kandidat yang dikecualikan dari ujian Bahasa Asing akan diberikan 10 poin untuk mata pelajaran ini sebagai pertimbangan pengakuan kelulusan sekolah menengah atas jika mereka memiliki sertifikat bahasa asing yang sah.
Menurut statistik, jumlah kandidat yang dikecualikan dari ujian Bahasa Asing sebagian besar berasal dari sekolah-sekolah berikut: Sekolah Menengah Atas Berbakat Nguyen Du; Sekolah Menengah Atas Buon Ma Thuot; Sekolah Menengah Atas Le Quy Don; Sekolah Menengah Atas Chu Van An; Sekolah Menengah Atas Ngo Gia Tu...
Dak Lak siap menghadapi ujian kelulusan SMA 2024 |
Untuk ujian kelulusan SMA tahun 2024, Provinsi Dak Lak memiliki 33 lokasi ujian dengan hampir 21.000 peserta. Sektor pendidikan telah memobilisasi lebih dari 2.800 pejabat untuk bekerja di dewan ujian.
Menurut Bapak Pham Dang Khoa - Direktur Departemen Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Dak Lak, ini adalah Ujian Kelulusan Sekolah Menengah Atas terakhir menurut Program Pendidikan Umum tahun 2006.
Direktur Departemen Pendidikan dan Pelatihan meminta agar para pemimpin tempat ujian perlu mempersiapkan diri sejak dini, dari jauh-jauh hari, berkoordinasi dengan lancar dan tuntas; bekerja secara ilmiah dan cermat; sama sekali tidak lalai atau subjektif dalam tahap apa pun...
Bapak Khoa juga meminta para pimpinan tempat ujian untuk terus memeriksa dan meninjau semua catatan dan informasi peserta ujian yang telah mendaftar; bagi siswa yang mengalami kesulitan, agar mencari solusi untuk mendukung, membantu, dan menciptakan kondisi yang kondusif untuk perjalanan, konsumsi, dan akomodasi bagi para peserta, sehingga tidak ada siswa yang terpaksa mengundurkan diri dari ujian karena kesulitan ekonomi atau perjalanan saat mengikuti ujian. Selenggarakan pelatihan bagi pengawas ujian, pengawas, petugas keamanan, dan tenaga medis. Terapkan langkah-langkah untuk memastikan keamanan dan keselamatan ujian; laksanakan pencegahan dan pemberantasan penggunaan teknologi canggih untuk kecurangan dalam ujian secara efektif.
Komentar (0)