Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Para ahli menunjukkan tempat terbaik untuk menyimpan telur di dalam lemari es.

Banyak orang memiliki kebiasaan menyimpan telur di pintu lemari es atau mencucinya sebelum menyimpannya. Namun, para ahli mengatakan bahwa beberapa metode penyimpanan yang tampaknya tidak berbahaya dapat menyebabkan telur cepat busuk dan mengurangi nilai gizinya.

Báo Thanh niênBáo Thanh niên20/05/2026

Jangan mencuci telur sebelum menyimpannya.

Banyak orang memiliki kebiasaan mencuci telur sebelum memasukkannya ke dalam kulkas, karena mengira itu lebih higienis. Namun, menurut situs kesehatan Healthline , hal ini justru dapat menyebabkan telur lebih cepat busuk.

Dr. Donald Schaffner, seorang ahli mikrobiologi pangan di Universitas Rutgers (AS), mengatakan bahwa cangkang telur memiliki membran alami yang membantu membatasi penetrasi bakteri. Jika dicuci terlalu cepat, lapisan pelindung ini mudah hilang, terutama jika menggunakan air dingin atau cangkang telur digosok dengan keras.

Para ahli menyarankan untuk membersihkan kotoran dengan lembut menggunakan kain kering. Jika perlu dicuci, sebaiknya dilakukan segera sebelum persiapan makanan untuk meminimalkan risiko kontaminasi bakteri.

Chuyên gia chỉ nơi đặt trứng chuẩn trong tủ lạnh - Ảnh 1.

Menurut Departemen Pertanian AS (USDA), telur harus disimpan pada suhu di bawah 4 derajat Celcius dan dijaga pada suhu yang stabil. Oleh karena itu, lokasi yang lebih tepat adalah di bagian tengah atau belakang lemari es.

Foto: N.Quyen dibuat menggunakan Gemini

Jangan meletakkan telur di pintu kulkas.

Rak telur di pintu kulkas sering digunakan banyak orang karena mudah diakses. Namun, di sinilah suhu terus berfluktuasi setiap kali kulkas dibuka.

Menurut Departemen Pertanian AS (USDA), telur harus disimpan pada suhu di bawah 4 derajat Celcius dan dipertahankan pada suhu tersebut. Oleh karena itu, lokasi yang lebih tepat adalah di bagian tengah atau belakang lemari es.

Dr. Amy Myrdal Miller, seorang ahli gizi di AS, berpendapat bahwa perubahan suhu yang terus-menerus dapat mengurangi kualitas dan memperpendek umur simpan telur.

Selain itu, pengguna sebaiknya menyimpan telur di dalam karton kardus atau plastik aslinya, bukan memindahkannya ke wadah lain. Hal ini membantu membatasi penyerapan bau makanan dan mengurangi risiko kontaminasi silang bakteri.

Telur tetap memiliki masa simpan meskipun disimpan di lemari pendingin.

Banyak orang percaya bahwa telur yang disimpan di lemari es dapat bertahan lama. Namun, USDA merekomendasikan agar telur segar hanya digunakan dalam waktu 3-5 minggu setelah pembelian jika disimpan dengan benar.

Cara umum untuk memeriksa kesegaran telur adalah dengan menjatuhkannya ke dalam mangkuk berisi air. Telur yang tenggelam dan rata biasanya segar, sedangkan telur yang mengapung mungkin sudah tua karena peningkatan jumlah udara di dalamnya seiring waktu.

Namun, para ahli mencatat bahwa ini hanyalah tips sebagai referensi. Jika telur berbau aneh, berubah warna, atau putih telurnya terlalu encer, telur tersebut harus segera dibuang.

Telur yang retak sebaiknya segera dikonsumsi.

Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA), telur yang retak memiliki risiko kontaminasi bakteri yang lebih tinggi karena bakteri dapat lebih mudah masuk ke dalam telur.

Jika retakannya kecil dan telurnya masih segar, Anda bisa memecahkannya, memasukkannya ke dalam wadah kedap udara, menyimpannya di lemari es, dan menggunakannya dalam waktu 1-2 hari. Namun, telur yang menunjukkan tanda-tanda kebocoran, berbau tidak sedap, atau berubah warna sebaiknya dibuang untuk menghindari potensi risiko kesehatan.

Sumber: https://thanhnien.vn/chuyen-gia-chi-noi-dat-trung-chuan-trong-tu-lanh-185260520133132248.htm


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Mencari nafkah

Mencari nafkah

Vietnam!

Vietnam!

Kolega

Kolega