Mulai 1 Oktober 2025, seluruh rekening tol non-stop milik pemilik kendaraan bermotor akan dialihkan menjadi rekening lalu lintas sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 119. Perubahan ini merupakan perubahan besar yang memengaruhi lebih dari 6,3 juta kendaraan di seluruh Indonesia yang menggunakan metode tol ini.

Menurut Badan Administrasi Jalan Raya Vietnam, jika pemilik kendaraan tidak menyelesaikan konversi sebelum batas waktu, kendaraan mereka tidak akan dapat melewati gerbang tol. Perbedaan terbesarnya adalah rekening tol saat ini hanya berisi uang tunai dan digunakan khusus untuk membayar biaya layanan jalan, tanpa mengidentifikasi pemilik kendaraan. Sementara itu, rekening lalu lintas adalah rekening yang teridentifikasi, tidak berisi uang tunai, tetapi terhubung langsung dengan metode pembayaran non-tunai seperti dompet elektronik, kartu bank, kartu Visa, dll., dan dapat digunakan untuk berbagai layanan lain seperti tempat parkir.
Bagaimana kelebihannya akan ditangani?
Masalah yang menjadi perhatian banyak pengemudi adalah bagaimana sisa uang di rekening tol akan ditangani ketika ditransfer ke rekening lalu lintas. Bapak To Nam Toan, Kepala Departemen Sains, Teknologi, Lingkungan, dan Kerja Sama Internasional, Administrasi Jalan Raya Vietnam, mengatakan:
Sebelum 1 Oktober 2025, jumlah ini akan tetap diprioritaskan untuk digunakan membayar biaya jalan seperti biasa. Setelah tanggal konversi, jika masih ada sisa saldo, dana tersebut akan dikembalikan kepada pemilik kendaraan dengan dua cara:
Jika ada dompet elektronik yang terhubung ke akun transportasi : saldo akan secara otomatis ditransfer ke dompet elektronik pemilik kendaraan.
Jika tidak ada dompet elektronik , hanya tautkan kartu bank atau kartu kredit: pemilik kendaraan perlu memberikan nomor rekening bank agar penyedia layanan dapat mentransfer pengembalian dana.
Bapak Toan menegaskan bahwa kedua bentuk pengembalian dana tersebut tidak dipungut biaya dan pihak agensi pengelola akan meminta penyedia jasa untuk segera melunasi saldo setelah tanggal 1 Oktober.
Sekitar 50% pemilik kendaraan telah menyelesaikan konversi. Untuk memastikan proses transfer berjalan lancar, Dinas Perhubungan menyarankan agar masyarakat secara proaktif menghubungi dan memperbarui informasi akun mereka sebelum tanggal pengajuan.
Seorang perwakilan ePass mengatakan bahwa pelanggan yang ingin menarik uang dari rekening tol mereka dapat mengikuti prosesnya: menyiapkan formulir permintaan penarikan, mencetak laporan bank, memberikan foto riwayat transaksi e-wallet, dan fotokopi kartu identitas. Setelah menerima aplikasi, perusahaan akan mentransfer uang kembali ke rekening yang digunakan pelanggan untuk menyetor uang sebelumnya.
Transisi ke akun transportasi diharapkan memberikan manfaat jangka panjang, karena pemilik kendaraan hanya memerlukan satu akun identifikasi untuk terhubung ke beberapa layanan transportasi non-tunai. Namun, untuk menghindari gangguan lalu lintas dan memastikan pengembalian dana penuh, pemilik kendaraan sebaiknya melakukan transisi lebih awal dan menyiapkan informasi rekening bank atau dompet elektronik sesuai dengan instruksi penyedia layanan.
Sumber: https://baolaocai.vn/chuyen-sang-tai-khoan-giao-thong-tien-du-o-tai-khoan-thu-phi-duoc-xu-ly-ra-sao-post879801.html
Komentar (0)