Joan Garcia telah muncul sebagai salah satu penjaga gawang paling menjanjikan di La Liga musim ini. |
Menurut AS, Garcia ingin segera memutuskan masa depannya, dan manajemen Espanyol berharap pemain mereka akan memilih Newcastle atau klub lain di Inggris.
Espanyol khawatir dengan tekad Barcelona untuk merekrut Garcia, dan telah berulang kali mencoba membujuk kiper tersebut agar tidak pindah ke rival sekota mereka. Espanyol dan Barcelona adalah rival sengit di Catalonia.
Hubungan antara kedua pihak memburuk dalam beberapa tahun terakhir, terutama setelah para pemain Barca diserang oleh penggemar Espanyol karena merayakan kemenangan gelar La Liga mereka di Stadion RCDE milik rival mereka pada akhir musim 2022/23.
Saat ini, Garcia membuat klub-klub tegang, menunggu keputusannya. Dengan klausul pelepasan hanya senilai 25 juta euro, Garcia dianggap sebagai tawaran yang sangat menguntungkan bagi klub mana pun yang ingin merekrutnya.
Tantangan yang tersisa bagi Barcelona, Newcastle, atau klub lain adalah meyakinkan pemain ini. Di usia 23 tahun, bintang Espanyol ini adalah salah satu kiper muda paling menjanjikan di Spanyol.
Musim ini, Garcia telah memukau dengan refleksnya yang cepat, konsistensi, dan ketenangannya di bawah tekanan. Ia rata-rata melakukan hampir empat penyelamatan per pertandingan, dengan tingkat keberhasilan 74%. Kiper berusia 23 tahun ini juga menonjol karena distribusi bola yang efektif dari lini belakang.
Selain Barcelona dan Newcastle, Real Madrid, Manchester United, dan Arsenal juga tertarik untuk merekrut pemain tersebut. Manajemen Manchester United dan Newcastle yakin mereka memiliki keunggulan dalam membujuk Garcia.
Jika ia bergabung dengan kedua klub tersebut, kiper ini akan mampu bersaing memperebutkan posisi starter secara langsung. Sementara itu, Barcelona, Arsenal, dan Real Madrid saat ini hanya menganggap Garcia sebagai kiper pilihan kedua, karena Ter Stegen, Raya, dan Thibaut Courtois hampir tak tergantikan.
Sumber: https://znews.vn/clb-la-liga-quyet-khong-ban-nguoi-cho-barca-post1556841.html







Komentar (0)